Demi keselamatan, keberadaan Ndaw dan Ouane akan dirahasiakan

Militer Pemerintah Mali.,(ist)(kalselpos.com)

Bamako, kalselpos.com – Setelah ditangkap dan ditahan oleh militer selama tiga hari. Menurut ajudan wakil presiden, bahwa Presiden Bah Ndaw dan Perdana Menteri Moctar Ouane telah dibebaskan, (27/5/21).

Penangkapan itu yang dirancang oleh Wakil Presiden Assimi Goita, mengancam transisi Mali kembali ke demokrasi setelah kudeta pada Agustus menggulingkan mantan presiden Ibrahim Boubacar Keita.

Bacaan Lainnya

Goita merupakan seorang kolonel dan juga pemimpin kudeta tahun lalu. Ia berjanji bahwa rencana pemilu tahun depan akan berlangsung.

“Mereka mundur, pembebasan mereka dijadwalkan, kami tidak melawan mereka,” kata ajudan Goita, Baba Cisse.

Saat ini, keberadaan Ndaw dan Ouane akan dirahasiakan demi keselamatan keduanya, kata Cisse kepada Reuters, Kamis. Ia menolak membocorkan informasi soal penggantian mereka.

Presiden sementara Ndaw dan sang perdana menteri dibawa ke markas militer di luar ibu kota pada Senin (24/5), hingga memicu krisis politik di negara Afrika Barat tersebut sekaligus menuai ancaman sanksi dari negara-negara adidaya.

“Keduanya mengundurkan diri selagi di dalam penahanan,” katanya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

 

Pos terkait