Wabup Kotabaru ikuti Rakor mengenai Larangan Mudik

  • Whatsapp
Rapat Koordinasi (Rakor) tentang disiplin protokol kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual di Operation Room Sekda, Senin (3/5/2021).

Kotabaru, kalselpos.com – Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif, SH serta Sekretaris Daerah Drs H Said Akhmad, MM dan Ketua DPRD Kotabaru, perwakilan Kodim 1004/Ktb, perwakilan Danlanal, perwakilan Polres, perwakilan Kejari, para Camat dan tamu undangan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang disiplin protokol kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual di Operation Room Sekda, Senin (3/5/2021).


Rapat Koordinasi ini sendiri dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menkes, Menag, Kepala BNPB, Kasat Binmas Polri, serta diikuti para Gubernur dan Bupati se-Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dalam rakor ini Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, larangan untuk mudik dan mendirikan Posko-Posko diperbatasan di titik vital lainnya di daerah untuk mengantisipasi lonjakan pasca lebaran Idul Fitri yang menyebabkan terjadi pengumpulan orang banyak yang dikhawatirkan terjadinya paparan Covid-19 akan meningkat seperti halnya di Negara India.

Ada beberapa poin yang menjadi pembahasan dalam rakornas ini diantaranya larangan mudik, tidak boleh melakukan takbiran keliling, dan meningkatkan PPKM Mikro di daerah sampai di tingkatan bawah.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah H Said Akhmad mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah akan memberlakukan larangan mudik bagi seluruh warga masyarakat yang berada di Bumi Saijaan Kotabaru serta akan memperketat disiplin protokol kesehatan dengan tujuan akan dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Pemberlakuan larangan mudik ini akan dilaksanakan dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 ini dan juga akan didirikan posko di perbatasan Kabupaten Kotabaru dengan Kalimantan Timur yang berada di wilayah Sengayam Kecamatan Pamukan Barat.

“Ya, kita akan segera melaksanakan hal itu dengan bersinergi antara pemerintah dan TNI-Polri dalam pelaksanaannya,” ucap Sekda.

“Kegiatan ini tentunya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang saat ini masih tinggi di Indonesia khususnya di Kotabaru,” jelasnya.

“Tentunya ini akan menjadi harapan semua pihak agar dapat bersinergi dalam menjalankan tugasnya dan masyarakat juga bisa mematuhi apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.