PDAM Kotabaru mulai kekurangan Air Baku

  • Whatsapp
Imbas tidak turun hujan, krisis air bersih di Kotabaru kembali menggelayuti pelanggan.

KOTABARU, kalselpos.com – Humas PDAM Kotabaru Syarwani ditemui di kantornya mengatakan, saat ini kondisi embung Tirawan berada di posisi 30 sentimeter.

Bacaan Lainnya

Dengan kondisi itu, menurut dia, pihaknya tidak bisa memaksimalkan pelayanan distribusi ke pelanggan. Karena 30 sentimeter batas optimal pompa.

“Kalau pompa diturunkan, tidak bisa. Pasti mengisap lumpur,” jelas Syarwani kepada wartawan .

Begitu juga kondisi intake gunung Perak, tidak bisa maksimal untuk melayani distribusi air ke pelanggan. Memenuhi kebutuhan air pelanggan, PDAM mensuplai dari embung gunung Ulin melalui IPA Gunung Relly.

Karena suplai dari embung gunung Ulin, stok air embung sehari susut 5 sentimeter. “Saat ini stok air baku embung gunung Ulin turun 70 sentimeter dari batas nomor 600 sentimeter.

“Dan, bila embung gunung Ulin dimaksinal melayani seluruh wilayah layanan gunung Tirawan dan Perak, dipastikan stok di embung gunung Ulin sehari turun 10 sentimeter,” pungkas Syarwani

Kepala Dinas PUPR Kotabaru Maulidiansyah melalui Kabid SDA Hasbiyanta tidak menepis, imbas tidak turun hujan krisis air bersih di Kotabaru kembali menggelayuti pelanggan.

Menurut Hasbiyanta, solusi mengatasi krisis air bersih hanya dengan memperbanyak embung. Karena stok air baku berharap tadah hujan, bukan resapan (sumber) air.

Menyinggung perbaikan embung Tirawan pasca jebol dua tahun lalu, lanjut Hasbiyanta, tahap pertama sudah selesai dikerjakan pihak Balai.

“Tahun ini dilanjutkan tahap kedua,” kata Hasbiyanta.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.