Ibnu Sina-Arifin peroleh Suara terbanyak

  • Whatsapp
: KPU Kota Banjarmasin menggelar rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemungutan Suara Ulan (PSU) Pilwali Kota Banjarmasin di G'sign Hotel Banjarmasin, Minggu (2/5/2021) kemarin.

BANJARMASIN, kalselpos.com – Usai Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pasangan calon walikota dan wakil walikota Banjarmasin nomor urut 02, Ibnu Sina-Arifin memperoleh suara terbanyak Pemilu Walikota dan wakil walikota Banjarmasin.

Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah mengatakan dari akumulasi hasil suara keseluruhan di lima kecamatan di Kota Banjarmasin, paslon Ibnu-Arifin meraup sebanyak 89.378 suara. Sedangkan pesaing terdekat, paslon nomor 04 Ananda – Mushaffa Zakir, memperoleh 81.262 suara. Total, selisih kedua paslon tersebut adalah 8.116 suara.

Bacaan Lainnya

“Rekapitulasi ini merupakan hasil keseluruhan dari 52 kelurahan. Alias sudah ditambahkan dengan hasil PSU kemarin,” ujar Rahmiyati Wahdah.

Hasil tersebut diketahui usai KPU Kota Banjarmasin menggelar rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemungutan Suara Ulan (PSU) Pilwali Kota Banjarmasin di G’sign Hotel Banjarmasin, Minggu (2/5/2021) kemarin.

Ia juga menerangkan dari posisi ketiga, ada paslon nomor urut 01, Abdul Haris Makkie – Ilham Nor dengan perolehan 34.875 suara. Sementara di urutan juru kunci ada paslon nomor urut 03, Khairul Saleh – Habib M Ali Alhabsyi dengan perolehan 29.926 suara.

“Selanjutnya akan melaksanakan tahapan penetapan. Tahapan tersebut dijadwalkan akan berlangsung dalam tiga sampai lima hari ke depan,” ungkapnya.

Namun, dalam proses rekapitulasi tersebut juga diwarnai aksi penolakan dari saksi paslon nomor urut 04. Mereka menilai dalam pelaksanaan PSU, masih terjadi ketimpangan.

“Kami menduga masih adanya keberpihakan pada sang petahana. Terkait hasil ini, akan kami komunikasikan ke tim hukum paslon kami,” ucap saksi paslon nomor urut 04, yakni Siti Aminah Finandia.

Terpisah, saksi paslon 2, Kurniawan, mengaku menerima hasil rekapitulasi tersebut. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan apa uang diharapkan.

“Terkait keberatan saksi paslon 4, itu hak mereka. Isi keberatan pun bukan terkait rekapitulasi, tapi proses Penyelenggaraan,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.