Enrico Tulis : THR Ditengah Pandemi

  • Whatsapp
Enrico Tulis.(ist)

Palangka Raya, kalselpos.com -Pandemi Covid-19 telah berdampak buruk pada sektor tenaga kerja, khususnya buruh. Salah satunya adalah hak-hak para buruh terkait THR.

Dalam hal ini banyak pihak yang menyuarakan atau menyoroti hak-hak para buruh khususnya terkait THR ini. Terlebih
menjelang hari buruh internasional atau mau day yang jatuh pada Sabtu 01 Mei 2021.

Bacaan Lainnya

Sorotan itu datang dari Enrico Tulis (20), Mahasiswa semester 6 Fakultas Hukum Universutas Palangka Raya (UPR).

Rico sapaan akrabnya
merasa terpanggil dengan kehidupan para buruh di Kalimantan Tengah.

Ia angkat bicara terkait kebijakan pemberian upah dan THR seperti yang dikeluarkan oleh Menteri Tenaga Kerja RI yang menyebutkan mengizinkan industri terdampak pandemi Covid-19 memangkas upah buruh.

Ketentuan itu tercantum dalam peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2/2021 yang ditandatangani 15 Februari 2021.

“Ini artinya ada peluang perusahaan untuk bermain dengan nasib para buruh dengan tanpa melakukan aturan dan perhitungan besaran upah yang diterima di saat pandemi Covid-19,” cetus Rico.

Menurut pandangan pria yang hobi membaca ini artinya untuk THR tahun ini makin sulit rasanya untuk dirasakan para kaum pekerja.

Tapi ia mengingatkan untuk perusahaan sesuai UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja melalui aturan turunannya lewat PP No. 36 Tahun 2032 Pengusaha wajib memberikan THR kepada buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya.

“Jadi jangan serta merta Covid-19 dijadikan alasan untuk tidak memberikan THR, paling tidak ada win win Solution agar para buruh mendapatkan hak THR nya. Kalau ada perusahaan yang nakal, para buruh bisa melapor melalui Disnaker atau Intansi terkait lainnya,” pungkas Rico.

 

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.