Pemkab Kotabaru usulkan Dua Raperda

  • Whatsapp
Rapat paripurna DPRD Kotabaru dengan agenda penyampaian usulan dua buah rancangan peraturan daerah.(ist)

Kotabaru, kalselpos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru melaksanakan Rapat Paripurna masa persidangan  III tahun 2021 yang bertempat di Gedung Paripurna DPRD, Senin (19/4) kemarin.


Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua dan dihadiri anggota DPRD Kotabaru, Forkopimda atau yang mewakili, Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Bidang Ekonomi dan Pembangunan H Akhmad Rivai, Staf Ahli dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Pj Bupati yang dibacakan oleh Asisten II Sekda H Akhmad Rivai menerangkan, sesuai amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 65 ayat 2 yang menyatakan bahwa, Kepala Daerah mempunyai tugas dan wewenang mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam sidang paripurna ini disampaikan dua buah Raperda agar dapat dibahas bersama dengan anggota DPRD Kotabaru.

Adapun dua buah Raperda yang dimaksud, yang pertama Raperda tentang Desa Wisata yaitu desa yang mempunyai peran penting dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, optimalisasi dan karakteristik daerah serta mengangkat dan melindungi nilai-nilai budaya, agama, adat istiadat serta menjaga kelestarian alam.

Dalam pemberdayaan desa wisata diperlukan kemandirian dan kesejahteraan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, keterampilan, prilaku, kemampuan, kesadaran serta pemanfaatan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingab yang sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2011 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional tahun 2010-2025 Pemerintah Kabupaten Kotabaru mempunyai kewenangan dalam pengelolaan kepariwisataan di daerah sehingga dalam pengembangannya perlu dibuat regulasi tentang desa wisata.

Yang kedua Raperda tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat perlu pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Kotabaru untuk pengembangan sektor usaha ekonomi kreatif perlu didukung melalui upaya pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan usaha kreatif untuk meningkatkan kemampuan dibidang manajemen, permodalan, teknologi, jiwa kreatif dan kemampuan berkompetisi dan diperlukan pedoman dalam bentuk regulasi.

Pengembangan ekonomi kreatif tentunya didasari dengan potensi sumber daya manusia untuk mencapai kondisi ekonomi yang ideal dengan tetap memperhatikan nilai-nilai sosial, kemajuan budaya dan keberlanjutan lingkungan.

“Prinsip dasar melandasi pengembangan ekonomi kreatif yaitu industri kultural dan industri kreatif serta pengembangan ekonomi kreatif tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai kreatifitas,” ucap Asisten II Sekda.

“Adapun ruang lingkup dari Raperda ekonomi kreatif adalah kriteria industri kreatif yang dikembangkan dan upaya-upaya pengembangan serta mekanisme perencanaan pelaksanaan pengawasan, monitoring dan evaluasi sebagai upaya dalam pengembangan ekonomi kreatif,” jelasnya.

“Kami berharap rancangan dua buah Raperda ini akan segera mendapatkan persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com  di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

 

Pos terkait