DPRD dukung jaga kualitas Lingkungan

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta kepada Pemerintah agar bersikap pro aktif terhadap aturan turunan UU Cipta Kerja yang dinilai mengancam lingkungan dan menolak tegas peraturan turunan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Selain itu para mahasiswa mendesak pengambil kebijakan agar menyusun segala aturan yang menciptakan kestabilan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan limbah jangka panjang guna meningkatkan kualitas lingkungan dalam membuat standar nasional pembuangan.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Kalsel, H.Supian Hk meapresiasi sekaligus mendukung penuh tuntutan mahasiswa ini kepada Pemerintah Provinsi Kalsel diwajibkan secepatnya mengambil sikap terkait peraturan turunan UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 Tentang
Penyelenggaran dan Pengolahan Lingkungan Hidup khususnya Penghapusan Limbah Abu
Batu Bara dari kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

“Tentunya asap maupun material yang dihasilkan berpengaruh bagi kesehatan dan lingkungan sehingga berdampak buruk atau mudarat bagi masyarakat,” ujar H. Supian Hk kepada kalselpos.com di sela-sela audiensi dengan BEM se-Kalsel, Rabu (7/4/2021).

Ia menambahkan, selain itu BEM se-Kalsel merekomendasi kepada Pemprov untuk semaksimal mungkin meningkatkan penggunaan energi terbarukan sesuai dengan target yang telah ditetapkan energi terbarukan ditargetkan 25% pada tahun 2025 mendatang serta menindaklanjuti abstrak BEM se-Kalsel termasuk penyampaian tuntutan tentang keadaan hutan di Kalsel dengan membuatkan bukti tertulis hitam diatas putih dan didokumentasikan.

“Prinsipnya semua yang disampaikan demi kepentingan rakyat dan kemaslahatan bersama untuk itu kami berkomitmen mengawal aspirasi mahasiswa ini,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE