Pendataan Kelurga, Bupati Minta Masyarakat Berikan Data yang Valid‎

  • Whatsapp
‎ PENDATAAN- Bupati Kabupaten HSS Achmad Fikry menerima petugas pendataan keluarga di rumah jabatan.(Kominfo)

Kandangan, kalselpos.com Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan pendataan keluarga 2021, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, Rabu (7/4 ).‎

Pendataan dilakukan sebagai validasi data, untuk pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pendataan dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah.

Bacaan Lainnya

Bupati Kabupaten HSS Achmad Fikry, menghimbau kepada seluruh penduduk di HSS yang akan dilakukan pendataan, agar bisa menerima petugas pendataan dengan baik dan memberikan informasi yang sebenar.

‎”Saya minta masyarakat HSS menerima petugas dan dan memberikan informasi yang dibutuhkan, tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.‎

Bupati mengatakan pendataan ini tidak ada kaitan dengan bantuan, pajak, dan lain lain. “Pendataan keluarga hanya ingin melihat proses kehidupan keluarga. Jadi tidak usah ragu untuk menerima mereka,” ujar bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten HSS Hanti Wahyuningsih, menjelaskan pendataan keluarga disediakan profil data keluarga secara mikro, sehingga nanti dari keluarga akan terlihat keluarga yang punya balita, remaja, lansia, dan bahkan keluarga yang memiliki anak dengan kondisi gizi yang dikategorikan belum sesuai atau stunting.

Menurutnya, pendataan tujuan untuk memotret keluarga-keluarga yang nantinya akan digunakan untuk perencanaan program kedepan. “Kami harap ‎masyarakat memberikan data yang sebenar dan akurat, sehingga program pemerintah akan lebih sesuai kepada masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka juga,” ujarnya.

Ia mengatakan, metode pendataan dilakukan melalui dua cara, yaitu manual dan online.‎ Untuk di Kabupaten HSS petugas kader menggunakan secara online ada 60 persen untuk desa-desanya, dan secara manual 40 persen.

Untuk di Kandangan, kata dia, menggunakan manual dengan formulir, dan setelah datanya terhimpun baru kemudian direkap kemudian dilaporkan. “‎Kalau secara online langsung menggunakan gadget, melalui kader-kader yang sudah mahir menginput data,” ujarnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

‎Penulis : Sofan
Edito : Wandi