Warga desa binggung Lahan kebun mendadak jadi lokasi Tambang

  • Whatsapp
[]istimewa TUNJUKAN LAHAN -.Masnah, menunjuk lahan miliknya di Desa Sungup Kanan, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru, yang mendadak jadi wilayah operasional tambang perusahaan.

Kotabaru, kalselpos.com – Seorang ibu rumah tangga bernama Masnah, mengaku bingung karena lahan kebun milik orangtuanya yang terletak di Desa Sungup Kanan, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru, mendadak jadi wilayah operasional tambang perusahaan.

PERLIHATKAN SEGEL – Masnah memperlihatkan segel tanah miliknya yang diduga telah berpindah tangan tanpa sepengetahuan dirinya.

Masnah sebagai ahli waris lahan milik orangtuanya mengaku perusahaan beroperasi di atas lahan bersegel tahun 82 atas nama Aini Pulau, tanpa sepengetahuannya.

Bacaan Lainnya

” Saya punya segel asli tahun 82, sebanyak 20 segel, dengan total luas lahan kurang lebih 40 hektare,” ujar Masnah, sambil menunjukkan segel aslinya, kepada kalselpos.com, Sabtu (3/04/2021) siang.

Masnah yang lebih banyak menghabiskan waktu di Banjarmasin, itu juga tidak pernah menjual lahannya kepada pihak manapun sebagai pembebasan lahan.

“Ketika saya mengecek ke kebun, tau-tau sudah rata dengan tanah, sudah jadi lahan tambang, padahal tidak pernah saya jual sama siapa pun,” ujarnya dengan mimik heran.

Atas kejadian itu, Masnah meminta kepada pihak perusahaan untuk memberikan solusi, karena dirinya sudah merasa dirugikan dengan beroperasinya perusahaan tambang di atas lahan miliknya.

“Saya tidak ingin ada ribut-ribut, cuma ingin ada itikat baik dari perusahaan, saya minta ganti nilai lahannya aja,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sungup Kanan, Zulkifli dikonfirmasi di rumahnya, mempersilahkan kepada Masnah jika ingin mengklaim hak milik lahannya, namun tetap mengikuti prosedur yang berlaku.

Soal beroperasinya perusahaan di atas lahan milik Masnah, Zul mengatakan kemungkinan sudah ada pembebasan lahan dari si pemilik lahan.

Zulkifli menawarkan kepada Masnah untuk bersama-sama turun kelapangan melakukan pengukuran, pada Minggu (4/04/2021) besok.

” Saya koordinasikan dulu dengan kades dan kawan-kawan, kalau memungkinkan kita bisa turun besok ke lahan untuk mengukur,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ardiansyah
Editor. .: s.a lingga

Pos terkait