Sekolah Tatap Muka Jangan Membuat Kita Lengah

  • Whatsapp
HM Lutfi Saifuddin.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Wacana sekolah tatap muka bertahap mulai diterapkan meski dengan pembatasan waktu atau pembagian pola jam belajar ini harus diimbangi dengan komitmen agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) karena pada dasarnya kondisi masih dalam pandemi Covid-19, oleh karena itu diperlukan kesadaran dan kerjasama guna menghadapi situasi kondisi sekarang ini.

“Kita jangan sampai lengah monitoring dengan melihat kondisi kesehatan tenaga pendidik dan peserta didik,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin kepada kalselpos.com, Sabtu (03/04).

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan penerapan prokes saat sekolah tatap muka dirasa tidak cukup karena banyak hal yang perlu diperhatikan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tentunya semua berharap jangan sampai pemberlakuan tatap muka ini menjadi claster baru. Pembekalan pengetahuan para peserta dan tenaga kependidikan harus pula dibekali tentang bahayanya virus ini.

“Melalui program mitigasi maupun sosialisasi yang melekat dan kontinyu tentu akan menumbuhkan kesadaran bersama untuk memenuhi protokol kesehatan yg disediakan,” terangnya.

Lanjut pria ramah ini, perkembangan kesehatan para peserta didik dan tenaga kependidikan harus dilakukan sedini dan secepat mungkin dapat dilakukan tindakan yang tepat apabila salah satu dari mereka menunjukkan gejala terjangkit maka harus dilakukan penanganan baik artinya Tracing,Testing
dan Treatment (3T).

Selain itu pencatatan data perkembangan kesehatan melalui sebuah buku saku mitigasi Covid-19, di dalamnya ada catatan kondisi kesehatan yang harus diisi oleh para wali kelas setiap hari.

“Semua harus dicatat dan dievaluasi secara serius,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE