Aksi Pemboman di Makassar, FKUB Tapin Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap

  • Whatsapp
Paska terjadinya aksi pengeboman Makasar pada ahad lalu, Forum kerukunan umat beragama ( FKUB ) Kabupaten Tapin, mengeluarkan pernyataan sikap.(ist)

Rantau, kalselpos.com – Paska terjadinya aksi pengeboman Makasar pada ahad lalu, Forum kerukunan umat beragama ( FKUB ) Kabupaten Tapin, mengeluarkan pernyataan sikap.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja Pengurus FKUB Kabupaten Tapin Kamis (1/4) bertempat Aula Hudaibiyah Kementrian Agama Kab Tapin.

Bacaan Lainnya

Turut dalam penyeryataan sikap, Kepala kantor kementerian Agama Kabupaten Tapin, Drs H Mahrus MM, Ketua FKUB Tapin, Drs H Ruslan Abdul Gani M.Ap, Kabid Ideologi wawasan kebangsaan Kakesbangpol, Isnaniah S.sos dan Pengurus Anggota FKB Tapin.

Berikut isi pernyataan sikap FKUB Kabupaten Tapin , pertama mengecam keras aksi bunuh diri di depan gerja katedral makasar pada minggu 28 Maret 2021 sebagai kejahatan kemanusiaan yg tdk beradab dan tidak bermoral

Kedua mempercayakan sepenuhnya kepada Polri utk mengungkap dan memproses tindakan biadab tsb secara tuntas transparan dan tegas sesuai hukum yang berlaku

Ketiga mengajak kepada seluruh lapisan masy utk tetap tenang tidak takut dan tidak terprovokasi oleh beragam isue yg belum tentu kebenarannya,

Keempat mengajak seluruh umat beragama untuk tetap memelihara kerukunan yang harmonis dan tidak mengaitkan aksi bom bunuh diri itu dg agama apapun

Dan kelima Bersama pemerintah, umat beragama, dan seluruh lapisan masy memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, memperkokoh NKRI yg berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kepala kantor kementerian Agama Kabupaten Tapin, Drs H Mahrus MM memyambut baik dengan pernyataan sikap bersama ini, adanya kejadian ini tentunya kita percayakan kepada aparat kepolisian selaku penegak hukum untuk menyelesaikannya.

“Alhamdulillah bahwa pasca kejadian di Makassar, di daerah kita Kabupaten Tapin sangat kondusif, “katanya.

Menurut Isnaniah SSOs Kabid Ideologi wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kab Tapin, pemboman terjadi di Makassar akibat kurangnya memahami ajaran agama dan dilakukan secara instan.

Berharap dengan kejadian tidak terulang lagi untuk dimasa masa mendatang, dan kita sebagai Bangsa dan Negara untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan antar umat beragama.

Sementara Ketua FKUB kabupaten Tapin, H Ruslan Abdul Gani mengatakan, berharap dengan pernyataan sikap ini, tidak terulang lagi kejadian yang sama.

Selanjutnya FKUB Kabupaten Tapin akan meneruskan pernyataan sikap ini ke polres untuk disikapi,”pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:dillah
Editor:wandi