Ketua Dekranasda Apresiasi Pengembangan Olahan Makanan Berbahan Cempedak

  • Whatsapp
Ketua Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid meapresiasi program yang dilaksanakan oleh Bumdes Desa Kandang Halang bersama SMKN 2 Amuntai. (ist)

Amuntai,kalselpos.com – Ketua Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid meapresiasi program yang dilaksanakan oleh Bumdes Desa Kandang Halang bersama SMKN 2 Amuntai.


pihak Bumdes Desa Kandang Halang dan SMKN 2 Amuntai melaksanakan inovasi potensi pengolahan Tiwadak atau Cempedak yang dapat diolah berbagai jenis olahan makanan bahkan minuman.

Bacaan Lainnya

Hal ini, menjadi Pilot Project Program Mandiri SMK Membangun yang bernilai ekonomi.

Ketua Dekranasda HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid berkesempatan mencoba olahan makanan dan memberikan testimoni produk Boga Ceriah (BOCE) tersebut, berupa minuman yang katanya maknyus.

“Produk BOCE terbuat dari Cempedak ini sudah dapat dibuat softdrink, selai, kue kering dan sirup bahkan minuman serbuk. Jadi Tiwadak tidak hanya jadi sayur atau buah. Namun bisa menjadi beragam makanan dan minuman,” sampai Anisah.

Harapan Anisah yang juga Ketua TP PKK ini lewat teknologi dan kerjasama dengan pihak SMK Negeri 2 Amuntai semakin banyak desa yang berkembang lewat pengembangan potensi dengan riset dan teknologi.

“Maju warganya, maju desanya, maju kecamatannya maju kabupatennya menuju Maju Mandiri Sejahtera dan Produktifm HSU MANTAP,” tandasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Camat Amuntai Tengah H Amberani MH dan jajaran dan Bumdes Kandang Halang termasuk tenaga pengajar di Jurusan Tata Boga SMK Negeri 2 Amuntai.

Kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan 3 M.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Amuntai H Herry Fitriadi membenarkan, pihaknya tengah mengembangkan potensi buah Tiwadak untuk dijadikan makanan, kue ataupun Softdrink.

“Jadi ini masih Pilot Project sekolah bersama Bumdes Kandang Halang. Dan telah masuk tahap finishing sebelum nantinya di Launching,” terangnya.

“Alhamdulilah olahan makanan dan minuman BOCE (Boga Ceriah,red) sudah di testimoni Ketua Dekranasda HSU Hj Anisah Rasyidah,” tambahnya.

Dari Tiwadak BOCE ini tim berhasil menciptakan beberapa varian meliputi kue kering dari biji Tiwadak, minuman serbuk, sirup dan minuman ringan berbahan baku Cempedak.

“Jadi desa ini terkenal dengan hasil buah Cempedak dan Sawo. Untuk Sawo masih dalam pengembangan,” kata Hery.

Nantinya apabila program ini berjalan masyarakat di Kandang Halang tidak hanya menjual buah. Namun bisa menjual varian makanan dan minuman berbahan Cempedak dan Sawo.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:adiyat
Editor:wandi