DKP Kalsel gelar Rakernis sinkronisasi perencanaan DAK Tahun 2022

  • Whatsapp
Rusdi Hartono, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.(anas aliando)

Banjarmasin, kalselpos.com – – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) untuk sinkronisasi perencanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kelautan dan perikanan tahun 2022, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, belum lama tadi.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dinas perikanan kabupaten/kota se-Kalsel, Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Syaripuddin, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, serta perwakilan Masyarakat Ikan Gabus Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono, dalam sambutannya mengatakan, Rakernis ini dapat dijadikan momentum yang sangat penting untuk menghasilkan rumusan rencana program dan kegiatan prioritas, dalam meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan dan perikanan.

“Untuk mendukung hal tersebut, setidaknya terdapat beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan dalam menyusun rencana pembangunan pada tahun 2022 mendatang, agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas pria yang terkenal ramah dan akrab di kalangan jurnalis itu.

Karena itulah, papar Rusdi, perencanaan pembangunan harus lebih difokuskan pada pemberian paket bantuan sarana dan prasarana produksi perikanan bagi pelaku usaha perikanan yang terdampak banjir, dan pemulihan usaha perikananan di masa pandemi Covid-19.

“Melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, dalam rangka membangun komitmen bersama melalui peningkatan peran dan partisipasi pelaku usaha perikanan dalam proses pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi,” katanya.

Diutarakan, dalam rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kalsel yang baru, di harapkan bisa sudah mulai diarahkan untuk memprioritaskan hilirisasi usaha perikanan skala industri, berupa penguatan daya saing produk olahan hasil perikanan, untuk meningkatkan nilai tambah.

“Pada tahun 2022, DKP Kalsel berencana menyusun dokumen naskah akademik untuk pembangunan industri Hidrolisat Protein Ikan (HPI), untuk mendukung penyediaan bahan pangan berbasis protein ikan, guna pencegahan stunting di Kalsel,” jelasnya.

Selain itu, tambahnya, perlu ada pengembangan perekonomian di wilayah pesisir, melalui implementasi pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), serta pengembangan wilayah terpadu usaha perikanan daratan di lintas kabupaten/kota, melalui Sentra Perikanan Daratan Terpadu (SPDT).

“Pada tahun 2021 ini, kami mulai  menyusun dokumen perencanaan berupa masterplan pengembangan ikan gabus haruan skala industri Kalsel,” papar Rusdi Hartono.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE