Komisi III Koordinasi Penanganan Sungai bersama BWS

  • Whatsapp
Pertemuan dalam rangka optimalisasi penanganan sungai dan pencegahan banjir, di Aula Kantor Balai Wilayah Sungai Kalimantan III.

Banjarmasin, kalselpos.com – Komisi III DPRD Kota Banjarmasin melakukan rapat koordinasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, di Aula kantor balai, Jumat (26/3/2021).

Bacaan Lainnya

Pada pertemuan dalam rangka optimalisasi penanganan sungai hingga pencegahan banjir ini, dihadiri seluruh anggota Komisi III, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Ir Muryanta serta kepala Bidang Sungai, Hisbulwathony.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini mengatakan, banyak hal disinergikan antara program Balai dengan program Pemko, terutama soal penanganan, penanggulangan dan pencegahan banjir di kota Banjarmasin.

“Diantaranya, lanjutan proyek Sungai Veteran, Sungai Sutoyo S dan Zafri Zamzam serta beberapa program lainnya,” ujar M Isnaini, kepada wartawan.

Dikatakannya, dalam koordinasi itu, juga banyak program Balai yang diketahui, belum dapat direalisasikan seperti proyek sungai Veteran. “Kendala itu nantinya akan kita sampaikan ke Pemko, agar secepatnya diselesaikan sehingga Balai bisa secepatnya merealisasikan program kerjanya,” ucap Isnaini.

Plt Kadis PUPR Kota Banjarmasin, Ir Muryanta mengaku, sudah melakukan kerjasama dengan Balai, kendalanya hanya soal lahan yang akan dikerjakan Balai sudah habis.

“Kedepan ada beberapa lokasinya yang akan kita usulkan seperti pembangunan siring sungai Martapura kearah Pasar Lama, melanjutkan pengerjaan sungai Veteran menggunakan sistem file slab,” ucap Muryanta.

Pemko Banjarmasin sebutnya, juga akan bekerjasama dengan Balai untuk kawasan Sungai Jafri Zamzam, sejauh ini sudah memiliki Master Plan-nya.

“Kita akan usulkan untuk Detail Engineering Design (DED) dan kajian lingkungannya pada Anggaran perubahan tahun 2021 ini. Jika ini sudah siap, Balai bisa melaksanakan kegiatan fisiknya,” harapnya.

Sementara, Kepala Tata Usaha (TU) BWS Kalimantan III, Ardiansyah menegaskan, ada tiga kendala yang sering dialami yakni belum selesainya pembebasan lahan, belum adanya DED hingga kajian.
“Contoh di kawasan Veteran sudah pernah kita kerjakan, hanya saja terkendala lahan yang belum sepenuhnya dibebaskan,” bebernya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Aspihan Zain

Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.