16 Pegawai RSJ Sambang Lihum terpapar Covid-19, Rumah Sakit perketat pengawasan

  • Whatsapp
Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Dr.H IBG Dharma Putra saat menjelaskan penambahan kasus Covid-19 yang terjadi di RSJ Sambang Lihum

Banjarmasin, kalselpos.com – Meningkatnya kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Kalsel. kembali mengalami kenaikan pasca 16 orang pegawai diketahui terpapar dalama waktu satu bulan terakhir ini.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Dr IBG Dharma Putra menjelaskan, penambahan kasus itu masih dapat dikendalikan, dimana jika dihitung dari kapasitas seluruh pegawai hanya sekitar 5 persen.

“Kalau kita liat bulanan memnag trendnya naik, januari 4 orang, februari 7, maret 16, tapi ini masih di bawah 30, titik kritis RS ini diatas 30. Saat ini masih terkendali,” terang Dharma.

Ihwal penyebab bertambahnya tren kasus ini kata Dharma diakibatkan masih adanya personal yang tidak disiplin protokol kesehatan di lingkungannya.

“Artinya kita perlu melakukan pemantapan manajemen, agar tidak lepas dari pemantauan kita. Salah satunya tim pengawas protokol di masing masing ruangan saat ini,” ujarnya.

Selain itu, upaya pengendalian Covid-19 di lingkungan rumah sakit juga dilakukan dengan cara pemantauan dan pendekatan kepada personal dengan aplikasi EHAC.

“Dari aplikasi itu kita bisa lihat kesehatan karyawan dan jika sakit mereka tidak boleh masuk, meski belum sempurna, tpi kita harus mulai agar lebih maksimal untuk pengendalian Covid-19 ini,” tambahnya.

Terkait vaksinasi Covid-19 yang ada di RSJ Sambang lihum, Dharma memastikan semua pegawainya sudah di vaksinasi pada tahap pertama lalu.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Aspihan Zain

Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.