Petugas Damkar evakuasi Sanca Batik di Jalan Kopi

  • Whatsapp
Petugas Disdamkar dan Penyelamatan Kotim saat mengevakuasi ular Sanca di Jalan Kopi Sampit.(ist)

Sampit,kalselpos.com -Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalteng kembali membantu warga mengevakuasi ular Sanca, Kamis (25/3) pagi.

Bacaan Lainnya

Hal itu diinformasikan Kadis Damkar dan Penyelamatan Kotim, Rihel S.Sos kepada kalselpos.com via ponselnya, Kamis malam di Sampit.

Rihel menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar Pukul 10.21 WIB.

Laporan datang dari Bapak Makmur warga Jalan Kopi Selatan Nomor 22
RT/RW. 040/004
Kelurahan Ketapang,
Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kota Sampit.

Tiba di lokasi petugas
Disdamkar dan Penyelamatan Kotim mendapat keterangan dari
Bapak Makmur, dia melihat seekor ular berukuran besar berada di bawah lantai semen tepatnya di sela-sela siring drainase.

Waktu itu dia ingin membersihkan rumput di halaman depan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Starcom.

Karena ular berada di bawah lantai semen atau di sela-sela siring drainase dekat dengan Gardu Transformator Tiang (GTT).

Petugas meminta izin terlebih dahulu kepada pihak pelapor untuk dilakukan pembongkaran lantai semen.

Setelah dilakukan pembongkaran, petugas melakukan pencarian/herping dan tidak lama kemudian ditemukanlah seekor ular Sanca Batik (Malayopython Reticulatus).

Petugas pun berhasil mengavakuasi ular tersebut dan langsung mengamankannnya. Operasi dinyatakan selesai
Pukul 11.06 WIB.

Armada yang diberangkatkan ke TKP
1 Mobil Unit Rescue Jeep (MURJ) 07 dan personel,
Akhmad Ilham Wahyudi, A.Ma dan Purwondo.

Sekedar informasi, evakuasi ini merupakan yang ke 16 kalinya di bulan Maret 2021 oleh Dinas Damkar dan Penyelamatan Kotim. Pada bulan Januari, 19 kali dan bulan Februari 2021 sebanyak 13 kali.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Ruslan AG
Editor: Bambang CE

Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.