Wakapolda hadiri Rakor PPKM bersama Forkopimda Kalteng

  • Whatsapp
Dari kanan, Bupati Kobar Nur Hidayah, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wakapolda Kalteng diacara Rakor PPKM.(ist)

Pangkalan Bun, kalselpos.com – Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Praesetyo, M.Hum., M.Si., M.M., melalui Wakapolda Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Aula Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalteng, Jalan Sutan Syahrir Kota Pangkalan Bun, Rabu (24/03/2021)

Ida mengjelaskan, pelaksanaan Rakor tersebut selain untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Nasional, sekaligus menyikapi jumlah paparan Covid-19 yang cenderung meningkat kurun waktu tujuh hari terakhir.

Bacaan Lainnya

“Jadi perlu rekan-rekan ketahui, jumlah sebaran Covid-19 hingga saat ini mencapai 10,95 %. Dimana hal tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional yang berjumlah 8,59 %,” katanya.

Dengan diadakannya Rakor tersebut, terang Ida, kepatuhan masyarakat terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 hingga tingkat terkecil yaitu pada tingkat RT yang ada di setiap wilayah.

“Bahkan sebagai informasi, ada 9 kabupaten dan kota yang jumlahnya mengalami peningkatan antara lain Palangka Raya, Kapuas, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Gunung Mas, Pulang Pisau, Katingan, Sukamara dan Barito Utara,” sebutnya.

Sementara itu, lanjut Ida, pada lima wilayah seperti Kotawaringin Barat, Murung Raya, Barito Selatan, Seruyan dan Lamandau mengalami penurunan kasus aktif.

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung sepenuhnya PPKM Nasional, Rakor tersebut dipimpin Gubernur Kalteng dan diikuti seluruh Forkopimda Kalteng yang diselenggarakan secara virtual.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Ruslan AG
Editor: Bambang CE

Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.