Terkait PSU Lutfi berharap tidak “utak atik” Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

  • Whatsapp
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Rencana Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel di Kabupaten Tapin, Banjar dan Banjarmasin diharapkan tidak mengganggu alokasi anggaran disektor pendidikan dan kesehatan untuk penyelenggaran pemilihan kepala daerah (pilkada), apalagi sebelumnya semua sektor keuangan kas daerah telah di refocusing sebesar 10%.

“Kami berharap dana pendidikan dan kesehatan tidak di “utak atik” untuk PSU,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin kepada kalselpos.com, Senin (22/03).

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, sejauh ini dampak Covid-19 dan pasca banjir sudah banyak pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah, untuk itu terkait PSU di sejumlah Kabupaten Kota tidak berimbas kepada alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan.

“Semoga pengambil kebijakan dan KPU bisa memahami ini karena pendidikan dan kesehatan ini wajib diperhatikan,” sebutnya

Lanjut politisi Gerindra ini, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait PSU ini sejumlah pihak atau pemangku kepentingan bisa merumuskan bersama terkait penganggarannya, mungkin saja ini bisa disiapkan melalui APBN melalui KPU pusat atau bisa juga sharing sehinngga keuangan kas daerah tidak terlalu terganggu

“Semoga ada solusi untuk pengangrannya tanpa menyentuh anggaran pendidikan dan kesehatan,” tandasnya.

Oleh karena itu jika nantinya sektor anggaran untuk pendidikan dan kesehatan ini di pangkas lagi maka pihaknya akan melakukan protes keras, oleh karena itu kami berharap ada solusi yang diberikan sebab saat ini pasca banjir banyak bangunan dan sarana pendikan dan kesehatan yang harus dibenahi

“Pemerintah saja mampu menganggarkan sumber anggaran lain,” tukas Lutfi

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE

Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.