Komisi IV apresiasi usulan Sarana Pendidikan dan Ibadah Diakomodir

  • Whatsapp
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), HM Lutfi Saifuddin saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Biro Kesra Setda membahas program kerja Tahun Anggaran (TA) 2021 dan rencana Program TA 2022.

Bacaan Lainnya

Plt Biro Kesra Mustajab, menjabarkan mengenai daftar penerima hibah dan besaran beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel, 2021 (Biro Kesra Setda Propinsi Kalsel)
Untuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mencakup bidang Pendidikan/Perguruan Tinggi (PT) yaitu, pertama :
Madrasyah Aliyah Prestasi Kencana Desa Haruyan, Jl. Divisi ALRI Nomor 16 Haruyan Kec Haruyan Kab. HST sebesar Rp. 75.000.000,-

Kedua, MAN 3 HST jalan Gerilya H. Hasan Basri Birayang Kab. Hulu Sungai Tengah sebesar Rp. 100.000.000

Ketiga, Kantor Kementerian Agama Hulu Sungai Tengah, Jl. H. Abdul Muis Ridhani Nomor 37 Barabai sebesar Rp100.000.000.

Keempat :
MTS Negeri 6 Hulu Sungai Tengah Jl. Gerilya Hasan Basry Kec. Batang Alai Selatan sebesar Rp75.000.000.

B. Kategori Rumah ibadah,
pertama, Masjid Nurul Hikmah Kapuh Jalan Raya Kapuh RT. 06. RW. 03 Desa Barikin Kecamatan Haruyan sebesar Rp. 50.000.000,-

Kedua, Masjid Ainun Jariyah Desa Lunjuk Kec. BAS sebesar Rp50.000.000.

Ketiga, Masjid Nurul Yaqin Desa Haruyan Seberang RT. 06 Kecamatan Haruyan sebesar Rp50.000.000.

Keempat, Masjid Al Jawahir, Desa Batu Panggung RT. 02 RW. 01 Kec Haruyan sebesar Rp50.000.000.

Kelima, Masjid Baiturrahman Desa Kabang RT. 02 Kecamatan Limpasu sebesar Rp50.000.000.

Keenam, Mushalla Syahmullah Desa Panggung RT. 02 Kecamatan Haruyan sebesar Rp. 50.000.000.

“Semoga besaran bantuan ini bisa bermanfaat untuk kemaslahatan bersama,” Ujar Lutfi kepada kalselpos.com, Senin (22/03)

Senada Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Athalillah Hasbi mengatakan penerima hibah itu berdasarkan usulan dari hasil reses dan aspirasi masyarakat maupun proposal yang langsung disampaikan ke Pemprov Kalsel melalui Biro Kesra setelah melalui proses yang panjang sesuai Permendagri nomor 123 tahun 2018 tentang perubahan ke empat atas peraturan menteri dalam negeri Nomor 32 tahun 2011 tentang bantuan pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

“Kami mengapresiasi atas terakomodirnya usulan-usulan masyarakat melalui Biro Kesra dan kawan-kawan di DPRD Kalsel Komisi IV dan Badan Anggaran,” ujar Athaillah Hasbi

Ia berharapa agar nantinya ada sosialiasi penerima dana hibah untuk memaksimalkan dan memahami tata cara pelaksanaan danpertanggungjawaban dana hibah ini, termasuk bagian Kesra di Kabupaten setempat untuk aktif membina panitia tempat ibadah yang memerlukan bantuan dari Pemprov diantaranya mensosialisasikan tata cara membuat proposal dan persyaratan-persyaratan penerima hibah agar bisa diterima oleh biro Kesra Propinsi (dengan syarat lengkap, red)

“Kalau tidak dikabulkan usulan bantuan dana hibah tersebut maka dana hibah sulit dicairkan,” tukas Athaillah

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE

Red : berkomentarlah yang bijak.!!
penulis komentar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkannya.

Pos terkait