Disbunnak Kalsel gelar Lomba Kelompok Tani Berprestasi

  • Whatsapp
Suparmi, Kadisbunnak Provinsi Kalsel.(ist)

Banjarbaru,kalselpos.com– Agenda tahunan Lomba Kelompok Tani Berprestasi Tingkat Provinsi kembali digelar Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

“Kegiatan ini dalam rangka memberikan apresiasi dan motivasi kepada peternak,” ujar Kadisbunnak Kalsel, Suparmi kepada wartawan akhir pekan tadi.

Bacaan Lainnya

Diuraikannya, kategori yang dilombakan yaitu komoditas sapi dan itik sebagai komoditas andalan di Kalsel. Tercatat ada 10 kabupaten yang berpartisipasi dalam perlombaan ini. Yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Tapin, Tabalong, Tanah Bumbu, Balangan, Hulu Sungai Tengah, Barito Kuala,  Hulu Sungai Utara serta Kabupaten Banjar, di mana jumlah ini didapatkan berdasarkan usulan dari masing-masing kabupaten dilihat dari kelompoknya.

“Kelompok yang menang nantinya kelasnya akan naik. Mulai dari pemula, lanjut hingga utama,” terang Suparmi.

Selain bagi kelompok ternak ungkap Suparmi, pemerintah dalam hal ini dinas yang membidangi di tingkat kabupaten juga mendapatkan keuntungan, yakni terapresiasi karena berhasil menjadi juara dari pembinaan instansi tersebut.

“Ini membuktikan dinas yang membidangi berkinerja baik,” cetusnya

Diketahui kegiatan yang dimulai tidak kurang dalam satu pekan ini, telah memasuki tahap penilaian peserta, seperti pada Rabu (10/3) lalu, tim penilai dari Disbunnak Kalsel memberikan penilaian kepada kelompok ternak yang ada di Kabupaten Tanah Laut. “Pemenang nantinya berhak untuk mendapatkan piagam penghargaan dari Gubernur Kalsel, serta uang pembinaan yang berasal dari Disbunnak Kalsel,” ucap Suparmi.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya