Plh Bupati Kotabaru sampaikan 3 Buah Raperda pada Rapat Paripurna DPRD

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru dengan agenda penyampaian tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Kotabaru, kalselpos.com – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Kotabaru Drs H Said Akhmad MM menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru untuk menyampaikan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk dibahas dan disetujui serta ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Senin (15/3).


Rapat Paripurna ini dilangsungkan di Gedung DPRD  Kotabaru dipimpin oleh Ketua DPRD setempat serta dihadiri oleh Wakil Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Plh Bupati H Said Akhmad menyampaikan, ada tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang disampaikan dirapat Paripurna untuk dapat dibahas bersama anggota DPRD.

Adapun tiga buah Raperda yang diajukan itu yaitu Rapedarda tentang rencana pembangunan industri Kabupaten Kotabaru tahun 2021-2041, Raperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi di daerah dan Raperda tentang percepatan pembangunan infrastruktur dengan pembiayaan tahun jamak.

Lebih jauh lagi dijelaskannya, untuk Raperda tentang rencana pembangunan industri Kabupaten Kotabaru tahun 2021-2041 ini merupakan langkah yang diambil pemerintah untuk menjamin keberlanjutan dari pembangunan ekonomi karena keberhasilan ini akan memudahkan pemerintah dalam mengatur masyarakatnya dan juga ekonomi suatu bangsa.

Tentunya ini didukung oleh bidang-bidang lain seperti bidang hukum, politik, pertanian dan yang lainnya karena keberhasilan pembangunan ekonomi salah satu pilar atau sektor penting sebagai tenaga pendorong pembangunan ekonomi adalah sektor industri dan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian yang telah meletakan industri sebagai salah satu pilar ekonomi dan memberikan peran besar pada pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan industri di daerah secara terencana serta mengarahkan perekonomian daerah untuk tumbuh lebih cepat dan mengejar ketertinggalan dari daerah lain yang telah lebih dulu maju.

Untuk Kabupaten Kotabaru sendiri tentunya akan menyusun perencanaan pembangunan industri di daerah secara sistimatis dan futuristik dalam  wujud rencana pemerintah daerah menyadari dalam pengembangan dan pembangunan kawasan industri di Kabupaten Kotabaru yang dituangkan dalam RPIK Kotabaru.

“Sedangkan Raperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi di daerah yang merupakan kebijakan yang dibuat untuk meningkatkan iklim investasi di Kabupaten Kotabaru dan ini perlu diberikan,” ungkapnya.

Berdasarkan perkembang tersebut lanjut Bupati, tentunya pemerintah daerah perlu membuat perubahan terhadap fasilitas penanaman modal yang sudah dirumuskan Dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 29 tahun 2013 tentang fasilitas penanaman modal.

Yang terakhir Raperda tentang percepatan pembangunan infrastruktur dengan pembiayaan tahun jamak maksudnya kegiatan yang dianggarkan dan dilaksanakan untuk masa lebih dari satu tahun anggaran yang pekerjaannya dilakukan melalui kontrak tahun jamak.

“Saya berharap tiga Raperda yang sudah disampaikan tadi akan dapat diterima dan selanjutnya dibahas serta disetujui untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait