Keberhasilan Budidaya Ikan sistem Bioflok jadi Percontohan

  • Whatsapp
Panen ikan dengan budidaya bioflok di Kantor Dinas Perikanan Kotabaru.

Kotabaru, kalselpos.com – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru Drs H Zainal Arifin, MM didampingi oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Dinas Perikanan Sarawani, SPi, MP serta jajaran dinas setempat melakukan panen ikan Nila yang ada di kolam percontohan Bioflok yang berada di area Kantor Dinas Perikanan.


‘Rencananya panen ikan nilai ini akan dilakukan oleh Bupati tapi beliau sudah berakhir masa jabatannya maka tidak bisa dilakukan,” kata Kepala Dinas Perikanan H Zainal Arifin saat ditemui kalselpos belum lama tadi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Bioflok ini sebagai percontohan bagi penyuluh dan tenaga teknis, yang nantinya disampaikan lagi kepada para petambak kolam air tawar yang lain tentang budidaya ikan nila.

“Alhamdullilah ini berjalan dengan bagus, tentunya dengan pengalaman ini dapat disampaikan dengan para petambak yang lain,” ucapnya.

Lebih jauh diungkapkannya pula, sekarang ini Dinas Perikanan mulai mengembangkan budidaya ikan air tawar karena pasarnya sangat menjanjikan. Meskipun nantinya akan dicoba dengan cara panen tidak bersamaan antara yang satu dengan yang lain, sehingga akan berpengaruh terhadap harga jualnya.

“Setelah panen ini kita akan menabur kembali dengan bibit ikan lele karena waktu pemeliharaannya lebih pendek dibandingkan ikan nila cuma memakan waktu sekitar 75 sampai 90 hari sudah siap panen, saisnyapun 5 sampai 6 ekor per kilonya, dan pasarnya sangat memukinkan,” jelasnya kemudian.

“Dengan panen ikan nila ini tentunya akan dapat dicontoh baik bagi masyarakat sendiri maupun petani tambak air tawar kita bisa kenapa yang lain tidak bisa,” imbuhnya.

Hal senada juga ditambahkan oleh Sarawani Kepala Bidang Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Dinas perikanan kotabaru, panen yang dilakukan ini merupakan kolam bioflok percontohan Dinas Perikanan dan disini ada dua kolam yang ditebur bibit ikan nila satu kolam sekitar 750 bibit dan masa pemeliharaannya 4 sampai 5 bulan siap panen.

“Kedepan nanti akan dicoba lagi dengan benih ikan lele seperti apa yang sudah disampaikan oleh Kepala Dinas tadi dan juga ukuran kolam bioflok yang ada ini dengan diameter 3×3 bisa menghasilkan 100 sampai 120 kilo ikan nila,” tambahnya.

“Sedangkan untuk ikan lele sendiri diharapkan dapatnya akan lebih dari ikan nila 150 sampai 200 kilo perkolamnya dan keberhasilan panen ini tentunya akan dishare serta dibagi pengalamannya pada pembudidaya ikan air tawar utamanya di Kecamatan Pulau Laut Utara ini,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya