Pascabanjir, pentingnya menanam pohon di Lahan Kritis

  • Whatsapp
Wamen LHK, Alue Dohong beri keterangan pers usai mengunjungi lokasi rehabilitasi hutan dan lahan di Sungai Riam, Tanah Laut.(Anas Aliando)

Pelaihari, kalselpos.com – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Alue Dohong mengatakan, rehabilitasi vegetative atau menanam pohon lagi di lahan kritis penting dilakukan pascabanjir.

Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi lokasi kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di Sungai Riam, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (10/3/2021) siang.

Bacaan Lainnya

“Penanaman sangat perlu dilakukan untuk mencegah banjir serta memperkuat resapan air. Saya harapkan kegiatan rehabilitasi ini tumbuhnya 90 persen. Kita akan kontrol terus supaya bisa tumbuh dengan baik,” ujarnya.

Mekanisme pengontrolan, sebut Alue, bisa dilakukan melalui perangkat komunikasi berupa Hp yang sudah disematkan teknologi geotagging.

“Ini metode baru dalam pemantauan gerakan penanaman pohon secara tepat, efektif dan efisien,” cetusnya.

Alue menjelaskan dengan metode tersebut, pohon yang sudah ditanam, dengan kamera android yang sudah memiliki fitur geotag. Secara otomatis foto yang diambil akan beratribut koordinat suatu tempat yaitu koordinat di mana pohon itu ditanam.

Alue Dohong mengatakan, Kementerian LHK terus mendorong partisipasi semua pihak untuk ikut terlibat dalam kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan. Salahsatunya ada kewajiban dari izin pemegang pinjam pakai kawasan hutan untuk melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Wamen LHK meminta masyarakat menjadikan musibah banjir sebagai renungan dan alam harus diperbaiki supaya bencana bisa berkurang.

“Tidak perlu saling menuding dan sebagainya. Mari kita perbaiki.
Yang penting sekarang ini bagaimana gerakan bersama, gerakan partisipasi gerakan kolaboratif, gerakan pentahelix dimana setiap orang harus berpartisipasi menjaga dan memelihara lingkungan hidup secara baik,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya