DPRD Balangan Gelar Rapat Dengar Pendapat

  • Whatsapp
Rapat dengan pendapat terkait laporan pemutusan hubungan kerja salah di salah satu perusahan. (kurnadi)

Paringin,kalselpos.com.- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) Kabupaten Balangan mengelar rapat dengan pendapat ( RDP) terkait laporan pemutusan hubungan kerja oleh salah satu perusahaan yang beroperasional di Balangan.

Bacaan Lainnya

Rapat dengar pendpaat itu menghadirkan pihak perusahaan pertambangan.PT.SIS Sera Balangan , Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Balangan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Balangan. Selain itu dalam rapat dengan pendapat itu juga dihadiri pihak pekerja yang terkena pemutusan kontrak kerja.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Komisi.III .DPRD Balangan dan dihadiri langsung Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan.

Dalam kesempatan pihak perusahaan PT.SIS Sera Balangan ,salah satu sub.kontraktor PT.Adaro Indonesia melalui HRD Hadi Utama menjelaskan apa yang mereka lakukan adanya perjanjian kerja waktu tertentu.

“Sehingga kami memutuskan kontrak kerja beberapa karyawan yang memang telah habis masa kontrak kerjanya,”bebernya.

Hadi Utama ,juga menambahkanpihaknya telah memberikan hak karyawan yaitu sisa kerja. “Tentunya apa yang kami lakukan ini sesuai dengan undang – undang ketenagaan kerja.Selain itu kami juga menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang tentu saja berhubungan erat dengan ketenaga kerja.Kami juga sangat mendukung program pemerintah untuk memperdayakan tenaga lokal,” ujarnya.

Disampaikannya, namun tentunya sesuai kemampuan dan kebutuhan kami dan setiap karyawan yang kami kerja patuh dan mentaati peraturan perusahaan salah satunya tentang perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).
Seemntara itu Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Balangan H.Syarwani menyampaikan, sebagai penyadia dan melatih calon tenaga kerja siap pakai di Kabupaten Balangan tidak terlibat langsung adanya perjanjian kerja antara pekerja lokal dengan pihak perusahaan.

“Kecuali adanya laporan permasalahan tenaga kerja.Menurut kami kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan ,Namun seandainya tidak ada titik temu dan kata sepakat bisa diselesaikan dipengadilan .maka akan terlihat siapa yang salah dan benar,”ujarnya.

Salah satu anggota Komisi III DPRD Balangan Syamsudi,berharab adanya kegiatan rapat dengar pendapat ini bisa menjadi solusi kedua belak pihak baik pihak karyawan maupun perusahaan tidak ada yang diuntungkan dan dirugikan .
“Kami menjadi penengah ,Namun demikian kita semua mendukung Pemerintah Kabupaten Balangan ,untuk bisa pihak perusahaan memperkerjakan tenaga lokal.dan adanya permasalahan ini bisa menjadi bahan evaluasi pihak perusahaan,”harabnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:kurnadi
Editor:wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya