‘Nyolong’ Burung, Pria berambut Gondrong ini ditangkap Warga

  • Whatsapp
PENCURI BURUNG - Tersangka pelaku pencurian burung, berinsial Er, usai diamankan polisi.

Banjarmasin,kalselpos.com – Nasib sial seorang pria berambut gondrong dan berjambang. Pria berusia sekitar 30 tahun, ini terpaksa harus digelandang ke kantor polisi, setelah tertangkap tangan mencuri burung Murai milik Ridok, warga Jalan Prona II Gang Baru, Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan, pada Minggu (28/2/21) lalu, sekitar pukul 01.30 Wita dini hari.

Aksi yang dilakukan Er, berawal saat dia berusaha ‘menyolong’ alias mencuri seekor burung Murai Borneo dengan sangkarnya yang tergantung di plafon teras rumah milik korban.

Bacaan Lainnya

BARBUK – Barang bukti (barbuk) burung jenis Murai beserta sangkarnya, yang gagal dibawa lari tersangka Er.

Namun sial, belum sempat membawa kabur hasil curiannya, aksi tersangka keburu dipergoki warga hingga Er tak mampu berkutik.
Polisi yang datang ke lokasi, langsung mengamankan tersangka, sebelum menggelandangnya ke Polsekta Banjarmasin Selatan guna proses hukum.
Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryono mengatakan, tersangka diamankan setelah ada laporan dari warga. “Setelah menerima laporan, anggota kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tersangka beserta barang bukti, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi,” bebernya, Kamis (4/3/21) kemarin.
Tersangka Er merupakan pencuri kambuhan yang sudah pernah menjalani hukuman, karena kasus yang sama, jelasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : ahmad fauzie
Editor : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya