Komisi I apresiasi layanan penggantian dokumen Kependudukan

  • Whatsapp
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Dra Hj Rachmah Norlias dan rombongan foto bersama Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh di kantor pusat Ditjen Dukcapil, Jakarta, Selasa (2/3/2021).(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com– Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dra Hj Rachmah Norlias berikan apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada Ditjen Dukcapil pusat atas upaya dan perjuangan luar biasa mengganti dokumen warga yang terdampak bencana.

Hal ini telah dibuktikan
selama sebulan penuh mencetak ratusan ribu dokumen kependudukan yang dibutuhkan masyarakat terutama petugas serta bantuan peralatan ke daerah-daerah terdampak banjir di Provinsi Kalsel.

Bacaan Lainnya

“Semua ini demi membantu warga mengganti dokumen kependudukan yang rusak akibat banjir dan masyarakat pun sangat suka cita dengan bantuan pro aktif petugas tersebut,” ungkap Rachmah kepada kalselpos.com usai bertatap muka dengan Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh, di kantor pusat Ditjen Dukcapil, Jakarta, Selasa (2/3/2021)

Tugas Tim Tanggap Bencana Ditjen Dukcapil mengganti dokumen kependudukan korban banjir di Provinsi Kalsel sukses sudah dilaksanakan. Kegiatan proaktif Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri ini mendapat apresiasi positif dari DPRD Provinsi Kalsel.

Rachma menambahkan agar pihaknya mendukung dan mengawal seluruh kegiatan Dinas Dukcapil kabupaten/kota di Kalsel dalam rangka melayani administrasi kependudukan masyarakat.
Apalagi ini bentuk jemput bola demi mendapatkan berbagai kemudahan bagi rakyat agar data kependudukan mereka bisa terpenuhi.

“Ini bentuk langkah positif sehingga hak warga negara bisa diberikan terutama data kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir,” tutur Ketua Komisi Bidang Hukum dan Pemerintahan ini.

Sementara itu Dirjen Dukcapil Pusat, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan pertemuan ini sebagai bentuk koordinasi pelayanan Adminduk pasca bencana. Selain itu pihaknya bersama Mendagri, Tito Karnavian sudah datang ke Provinsi Kalsel untuk memberi bantuan dua mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) ditempatkan di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Balangan.

Bukan itu saja sekarang layanan 24 dokumen kependudukan sudah sangat dipermudah dengan layanan sistem aplikasi online. Dari 24 dokumen kecuali KTP-el dan KIA sudah bisa dicetak dari rumah penduduk dengan kertas putih biasa dan tanda tangan elektronik, sehingga layanan lebih cepat dan lebih menghemat anggaran.

“Kalau semua anggota DPRD berkenan mendukung seperti ini saya yakin layanan Dukcapil akan semakin maju. Kalsel termasuk provinsi yang kinerjanya bagus di atas rata-rata. Ini yang harus dipertahankan,” terang Zudan.

Dirjen Dukcapil mengharapkan bantuan anggota legislatif agar membuat Perda tentang Adminduk yang responsif sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya Perdanya mengikuti Perpres No. 96 Tahun 2018 dan PP No. 40 Tahun 2019 serta Permendagri 108 Tahun 2019. Kalau ikut UU Adminduk No. 23 Tahun 2006 atau UU No. 24 Tahun 2013 sudah ketinggalan

Kemudian Kepala Disdukcapil Provinsi Kalsel, Irfan Sayuti melaporkan pelayanan penggantian dokumen kependudukan kabupaten dan kota terdampak banjir masih terus dilakukan. Hingga 1 Maret 2021 dari 8 Dinas Dukcapil dilaporkan telah mencetak KK sebanyak 110.967 lembar, KTP-el sebanyak 1.024 keping, akta kematian 31 lembar dan akta lahir sebanyak 269 berkas.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya