Kadinkes : “Warga tolak Vaksinasi terancam Sanksi”

  • Whatsapp
Machli Riyadi

Banjarmasin,kalselpos.com -Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melaksanakan program vaksinasi massal, bahkan menyampaikan ancaman sanksi bagi warga yang menolak.

“Ini tanda keseriusan kami melaksanakan vaksinasi, dan secara resmi telah menetapkan beberapa sanksi bagi masyarakat yang menolak program,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, sesuai ketentuan Perpres nomor 14 tahun 2021 pasal 13 A, ada beberapa sanksi yang dikenakan. “Sanksi tersebut seperti berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, khususnya BPJS dan berupa denda,” ungkapnya, Kamis (04/03/21).

Selama ini tegasnya, Dinkes Banjarmasin gencar malakukan sosialisasi kepada warga agar tidak ada penolakan vaksinasi Covid-19 tersebut.

Namun, sanksi dikecualikan dari kewajiban tersebut yakni bagi sasaran penerima vaksin, yang tidak memenuhi kriteria sesuai indikasi vaksin Covid-19 yang tersedia.

Pengenaan sanksi administratif itu pun dilakukan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah atau badan sesuai kewenangannya.

“Saya kira ini sudah sangat jelas, karena rugi sekali kalau ada yang menolak. Sekarang vaksin sudah ada dan prosesnya pun cepat. Masa kita tolak,” ingatnya.

Bahkan, ia melanjutkan ada masyarakat yang rela membayar untuk bisa mendapatkan vaksin tersebut agar terhindar dari paparan virus Corona. “Jadi rugi kalau kita tolak, wong ini sudah dilakukan secara gratis,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya