Anggota Kodim 1007/Banjarmasin Divaksin

  • Whatsapp
Ratusan prajurit Makodim 1007/ Banjarmasin menggelar Vaksinasi Covid-19, di Rumah sakit TPT Dr Soeharso, Rabu (3/03) pagi.(hadiz)

Banjarmasin,kalselpos.com – Ratusan prajurit Makodim 1007/ Banjarmasin menggelar Vaksinasi Covid-19, di Rumah sakit TPT Dr Soeharso, Rabu (3/03) pagi.

“Hari ini kami melaksanakan vaksin bagi seluruh anggota Kodim hingga Koramil jajaran yang jumlahnya 142 orang, kecuali nanti ada yang dinyatakan tidak bisa vaksin karena mengidap penyakit.” kata Komandan Kodim (Dandim) 1007/Banjarmasin, Kolonel Czi M Leo Pola Ardiansa melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) Letkol Arm Agung Nugroho disela kegiatan.

Bacaan Lainnya

Dengan vaksinasi tersebut, kata Kasdim, diharapkan tugas pokok anggota Kodim 1007/Banjarmasin akan semakin baik. Sebab Ini dirasa penting karena tugas pokok adalah pembinaan teritorial.

“Agar tugas untuk melayani masyarakat bisa lebih maksimal dan terhindar dari Covid-19, dan diprioritaskan kepada seluruh Babinsa yang ada dilapangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit TPT, Dokter Awal mengatakan, vaksin kali ini merupakan tahap yang kedua.
“Diperuntukkan untuk lansia dan pelayanan publik, yang di antaranya adalah anggota TNI,” katanya.

Untuk vaksinasi tahap 2 bagi anggota TNI ini sendiri, kata Dokter Awal, bakal dilakukan beberapa gelombang. “Gelombang pertama ini bagi TNI Angkatan Darat yang terlibat langsung dalam penegakkan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Penyuntikan vaksin akan dilakukan dua kali. Untuk penyuntikan kedua akan dilaksanakan 14 hari mendatang.

Pantauan media ini, dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi, tim kesehatan menyediakan 4 meja.

Di meja pertama untuk mendaftar data diri. Meja kedua screening atau pemeriksaan kesehatan.

Di meja ketiga, nanti personil akan diberikan 1 dari 3 jenis kartu. Jika dapat kartu hijau, artinya boleh divaksin. Jika dapat kartu kuning, artinya ditunda atau ada penyakit yang mesti diobati dulu. Jika kartu merah, artinya memiliki penyakit komorbit yang tidak bisa untuk divaksin.

Selanjutnya, di meja keempat, akan dilakukan pencatatan dan pelaporan serta observasi kepada seluruh prajurit yang sudah sudah dilakukan vaksinasi selama 30 menit.

“Apakah nantinya setelah dilakukan vaksinasi Covid-19 ada gejala kipi atau kejadian ikutan pasca imunisasi. Sehingga jika ada hal yang tak diinginkan bisa langsung ditangani,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:hafiz
Editor:wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya