Plh Bupati resmikan Ruang PCR di Rumah Sakit Darurat Covid-19

  • Whatsapp
Peresmian Ruang laboratoriun Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Darurat Karantina Covid-19 di Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara, Jumat.

Kotabaru, kalselpos.com – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Kotabaru Drs H Said Akhmad, MM meresmikan ruang laboratoriun Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Darurat Karantina Covid-19 yang berada di Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara, Jumat (26/2) tadi.

Dalam peresmian ini juga dihadiri oleh Forkopimda, Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para tenaga kesehatan setempat.

Bacaan Lainnya

Plh Bupati H Said Akhmad dalam sambutannya menyampaikan,

keberadaan laboratorium ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah daerah sangat mendukung dan berkomitmen untuk mewujudkan penanganan dan pengendalian covid-19 untuk dapat memutus mata rantai penularan di wilayah Kotabaru.

“Dengan beroperasinya Laboratorium ini tentunya akan dapat memantapkan komitmen kita bersama seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, swasta, dunia usaha, serta organisasi kemasyarakatan, untuk berkontribusi mewujudkan kotabaru bebas dari covid 19,” ucap Plh Bupati.

Lebih jauh diungkapkannya pula bahwa, laboratorium ini nantinya akan dioperasikan dalam seminggu 3 kali yaitu hari Senin, Rabu dan Jum’at hal ini karena masih dalam proses penyesuaian setelah itu akan diupayakan bisa dilaksanakan sesuai hari kerja minimal 5 hari jam kerja.

“Laboratorium ini tentunya akan dapat memeriksa sampel swab sebanyak 30 sampel dan untuk hasilnya dapat kita ketahui dalam waktu 5 jam,” jelasnya.

Hal senada juga dijelaskan oleh penanggung jawab Laboratorium Rumah Sakit Darurat Karantina Covid-19 Stagen Diana Sitohang, untuk penyesuaian alat PCR ini akan memakan waktu kemungkinan satu minggu atau lebih.

“Kita lihat lebih dahulu ritmenya dan target sasaran sampel kita, serta kemampuan petugas yang akan mengerjakan,” ungkapnya.

Mengenai suhu penyimpanan ia juga menerangkan, untuk suhu sampel yang akan dikerjakan pada suhu minus 80 derajat, sedangkan untuk sampel yang belum dikerjakan cukup disimpan pada suhu 2 sampai 8 derajat.

“Untuk ketahanan sampel, secara tertulis tiga hari tetapi tergantung juga pada suhu penyimpanan, apabila bagus akan dapat menyimpan lebih lama,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya