Hampir 1 tahun tutup pemeliharaan koleksi Museum terus dilakukan

  • Whatsapp
Abdul Rahim, Plt Kepala Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru.(Anas Aliando)

Banjarbaru, kalselpos.com – Hampir satu tahun, Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru ditutup untuk umum karena menghindari penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Dengan ditutupnya museum, otomatis pendapatan dari retribusi pengunjung pun terhenti.

Bacaan Lainnya

“Namun tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapat Asli Daerah karena jumlahnya tidak terlalu besar,” ujar Plt. Kepala Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Abdul Rahim kepada kalselpos.com, Kamis (25/2/2021).

Meski museum ditutup, namun bukan berarti perawatan dan penjagaan terhadap ribuan barang koleksi di museum tersebut diabaikan.

“Kami terus lakukan pemeliharaan barang koleksi sama seperti sebelum pandemi. Kami bahkan membuat tim yang tugasnya masing-masing berbeda. Misalnya ada yang khusus membersihkan barang pusaka, ornamen dan lainnya,” papar Rahim.

Dengan belum dibukanya museum pada khalayak umum, ujar Rahim, tentu cukup berpengaruh bagi dunia pendidikan sejarah dan keperpurbakalaan.

“Kebanyakan pengunjung museum adalah pelajar dan mahasiswa yang belajar tentang sejarah masa lalu, dengan ditutupnya museum tentu menghambat proses belajar mereka,” terangnya.

Rahim berharap, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir seiring dengan dimulainya vaksinasi.

“Semoga pandemi segera berakhir dan museum Lambung Mangkurat bisa buka kembali,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya