Terkait dugaan Pungli, Kejari Kotabaru geledah Kantor Desa Tegalrejo

  • Whatsapp
Teks foto []istimewa GELEDAH KANTOR DESA - Pihak Kejari Kotabaru saat melakukan penggeledahan Kantor Desa Tegalrejo, terkait dugaan pungli.

Kotabaru, kalselpos.com – Pihak penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru, Rabu (24/2/21) siang, mengeledah Kantor Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Tim yang terdiri dari Kasi Intelijen Dwi Hadi Purnomo, Kasi Pidsus Armen Ramdhani, dan Kasi Datun Asis Budianto, melakukan penggeledahan dengan membawa surat perintah dari Kepala Kejari Kotabaru.

Penggeledahan dilakukan bekerjasama dengan ketua RT 17 Desa Tegalrejo, Jaimun dan Kapolsek Kelumpang Hilir AKP Nur Alam beserta jajaran, namun Kepala Desa Tegalrejo, Afid Kuddin tidak dapat hadir menyaksikan penggeledahan.

Sebelum digeledah, kantor desa sempat ditutup dan tidak ada aktifitas dari perangkat desa, namun pihak kejaksaan memaksa membuka kantor desa.

Sekitar satu setengah jam melakukan penggeledahan, tim gabungan menyita beberapa dokumen dan buku rekening barang yang diduga dapat dijadikan alat bukti sementara untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Kejari Kotabaru, Andi Adnan Syafruddin, saat ditemui mengatakan, penggeledahan yang dilakukan jajarannya, bermula dari adanya laporan dari masyarakat terkait masalah adanya pungutan liar (pungli) yang tidak sewajarnya dilakukan oleh pihak desa.

“Dan kita sudah punya beberapa bukti permulaan, sehingga kita naikkan ke penyidikan, “ terangny.

Pihaknya juga telah menetapkan tersangka atas kasus tersebut.

“Tersangkanya Kepala Desa Tegalrejo, kami mohon dukungan dan bantuan masyarakat, biarkan proses hukum berjalan demi Kabupaten Kotabaru, ” ujar Irfan mengakhiri.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis. : ardiansyah
Editor. : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements