Polda Kalteng gelar pencanangan penanggulangan dan pencegahan Karhutla

  • Whatsapp
Kapolda Kalteng tandatangani maklumat penanggulangan dan pencegahan Karhutla.(ist)

Palangka Raya,kalselpos.com – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) merupakan salah satu provinsi yang memiliki kerawanan yang cukup tinggi terhadap terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) setiap tahunnya.

Presiden RI Joko Widodo, pada Senin (22/2/2021) lalu telah memanggil Kapolri dan Kapolda jajarannya agar serius dalam menanggulangi Karhutla di wilayahnya masing-masing.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti hal tersebut, Polda Kalteng langsung menggelar pencanangan dan penandatangan Maklumat Kapolda Kalteng tentang sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, Rabu (24/2/2021) di Lapangan Barigas Mapolda setempat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum M.Si MM, ikuti seluruh Pejabat Utama Polda Kalteng serta diikuti Polres jajarannya secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda menyampaikan, bahwa pihaknya sangat serius dalam melakukan penanggulangan dan pencegahan sejak dini terhadap Karhula.

“Bencana Karhutla harus kita tanggulangi bersama. Polda Kalteng, bersama TNI dan pemerintah akan bersinergi dan bahu membahu dalam menanggulanginya, karena dampaknya akan mengakibatkan kabut asap yang merugikan masyarakat semua,” tegasnya.

Dedi berharap, dengan adanya maklumat Kapolda Kalteng ini, tidak ada lagi masyarakat atau perusahaan yang membakar hutan dan lahan, sehingga bencana kabut asap tidak terjadi di Bumi Tambun Bungai.

Selanjutnya, Kapolda beserta pejabat utama langsung mengecek kesiapsiagaan baik personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan dalam menanggulangi Karhutla.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Ruslan AG
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait