Saibani: Sebelum Jalan Gubernur Syarkawi diperbaiki, kelangkaan Gas LPG di Kalsel tidak bakalan teratasi

  • Whatsapp
Saibani, Ketua Hiswana Migas Kalsel.(Anas Aliando)

Banjarmasin,kalselpos.com – Rakyat Kalsel teriak, gas LPG 3 Kg makin langka dan susah didapatkan, kalaupun ada harganya meroket mencapai Rp60 ribu per tabung ditingkat eceran.

Kelangkaan gas melon itu disebabkan distribusi  dari Depo utama di pinggiran sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala menuju ke Banjarmasin dan daerah lainnya terkendala dengan rusaknya jalan Gubernur Syarkawi atau Lingkar Utara akibat tergerus banjir pertengahan Januari lalu.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Penyebabnya hanya satu, distribusi lewat jalur darat terhenti karena jalan satu-satunya untuk mendistribusikan LPG rusak parah dan pemerintah daerah belum ada ketegasan kapan akan melakukan perbaikan dalam situasi yang darurat ini,” ujar Ketua Hiswana Migas Kalsel, Saibani kepada kalselpos.com, Selasa (23/2/2021) siang.

Saibani menegaskan, untuk mengakhiri kelangkaan gas LPG di Banjarmasin dan daerah lainnya di Kalsel solusi satu-satunya hanyalah dengan segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Kalsel pada Kamis 18 Februari 2021, kami sampaikan bahwa penyebab kelangkaan itu karena jalan rusak dan kami sudah meminta agar segera diperbaiki,” ucap Saibani.

Diutarakannya, meskipun sudah disampaikan itu secara gamblang dengan penjabat gubernur, namun belum ada jawaban tegas yang diberikan.

“Mungkin karena beliau baru disini sehingga belum terlalu mengetahui kondisi di lapangkan. Penjabat gubernur justru mengusulkan kepada kami agar menambah LCT untuk mengangkut gas melalui julur sungai,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Saibani, berapa unitpun tambahan LCT, itu bukan solusi yang tepat karena alur sungai Barito airnya pasang pandit sehingga mengganggu perjalanan dan proses pembongkaran.

Belum lagi waktu yang ditempuh untuk sekali angkut ke Depo mini di Banjarmasin memerlukan waktu sampai 4 jam perjalanan.

Saibani mengatakan, saat ini masyarakat tahunya hanya menyalahkan Hiswana Migas yang seolah-oleh tidak perduli dengan kelangkaan gas LPG 3 Kg.

“Saya tegaskan bahwa stok LPG di depo utama melimpah ruah, masalahnya pendistribusiannya saja yang terhambat karena kerusakan jalan Gubernur Syarkawi. Kalau jalan itu diperbaiki meskipun secara darurat, kami jamin dalam waktu satu Minggu masalah kelangkaan LPG ini akan selesai,” terangnya.

Saibani meminta masyarakat untuk bersabar sambil menunggu upaya apa yang akan dilakukan oleh Pemprov Kalsel.

“Selama jalan Gubernur Syarkawi tidak diperbaiki, maka kelangkaan gas LPG di Kalsel tidak bakalan teratasi,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements