Pasca Banjir, Harga Bapok di Ije Jela mulai merangkak Naik

  • Whatsapp
Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono bersama stafnya melakukan pemantauan harga di pasar tradisional Marabahan.

Marabahan, kalselpos.com – Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) sejumlah harga bahan pokok (bapok) kebutuhan masyarakat mulai merangkak naik, namun kenaikan tersebut terpantau tidak signifikan, Selasa (23/2/21).

Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono S.Sos menyampaikan, meski harga beberapa komoditas menunjukkan kenaikan, tetapi kenaikan tersebut masih tergolong normal.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Surono mencatat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan, yaitu beras, seperti karang dukuh, siam mutiara, mayang, unus, lemo, unggul ir-4 dan ir-36, kenaikan tersebut rata- rata Rp 500 per liter.

Kemudian, daging ayam ras semula harga Rp 40 ribu/kg naik menjadi Rp 44 Ribu, telur ayam ras harga semula Rp 25 ribu naik menjadi Rp 44 ribu/kg.

Selain itu untuk bumbu, seperti bawang merah harga sebelumnya Rp 24 ribu/kg naik jadi Rp 27 ribu, bawang putih Rp 22 ribu menjadi Rp 27 ribu/kg dan kacang tanah juga alami kenaikkan Rp 2 ribu per kilogramnya.

Tak semuanya naik, ada juga sebagian komoditas kebutuhan masyarakat sehari- hari yang mengalami penurunan, yakni ikan segar papuyu, peda dan tongkol, hanya ikan segar bawal yang naik Rp 2 ribu per kilogramnya dan ikan asin seperti ikan asin gabus turun Rp 500 ribu/kg

“Selain saya sebutkan, untuk sementara harga masih tetap, tidak alami kenaikan dan penurunan,”ujarnya.

Kabid perdagangan Diskoperindag Batola itu, selain melakukan pemantauan harga dan persediaan bapok kebutuhan masyarakat, juga mengingatkan kepada pedagang dan pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, sehingga Covid-19 dapat teratasi.

Pasca banjir yang melanda kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela ini, pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar dan toko modern untuk memastikan harga bapok.

“Kami juga menyampaikan Kepada pelaku pasar agar terus melakukan komunikasi guna memastikan persediaan kebutuhan bapok yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi, sehingga harga stabil dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,”tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : muliadi
Editor : muliadi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements