Komisi III akan panggil Pertamina dan Hiswana Migas terkait kelangkaan Gas Elpiji

  • Whatsapp
Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H. Gusti Abidinsyah.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Puluhan massa gabungan dari sejumlah LSM gelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) guna menyampaikan aspirasi terkait langkanya ketersediaan gas elpiji 3 Kg dipasaran, al hasil masyarakat kesulitan
memasak maupun para pelaku UMKM.

Sulitnya gas melon bersubsidi ini berimbas kepada kenaikan harga yang meroket tajam bahkan sudah tidak wajar, mencapai Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per tabung ditingkat pengecer.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Kalau kosong, kenapa masih ada dijual, bahkan mencapai Rp50 ribu hingga Rp60 ribu,” kata koordinasi aksi demo, LSM Pemuda Islam, H. Muhammad Hasan, Senin (22/2).

Ia meminta kepada otoritas berwenang termasuk wakil rakyat agar menelusuri persoalan ini lebih dalam sehingga tidak ada permainan yang dilakukan, baik dari agen maupun pangkalan gas elpiji.

Hasan menyanyangkan sikap pimpinan Pertamina Cabang Banjarmasin yang mengambil cuti, padahal pada saat ini masyarakat sedang mengalami keresahan akibat mahalnya tabung gas elpiji 3 Kg dan seakan menghilang dipasaran.

“Meninggalkan cuti, sungguh sangat disayangkan ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak DPRD Kalsel untuk segera melakukan pemanggilan pihak Pertamina dan Himpunan Wiras­wasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel serta seluruh stakeholder terkait agar dapat menyelesaikan permasalah yang terjadi di Kota Banjarmasin.

“Mudah-mudahan ini dapat terselesaikan oleh dewan, sehingga tidak terjadi mahalnya harga tabung gas elpiji 3 Kg,” harap H. Hasan

Menyikapi aspirasi sejumlah LSM tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, H. Gusti Abidinsyah S.Sos MM kepada kalselpos.com mengatakan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kelangkaan tabung gas elpiji 3 Kg.
Hingga saat ini infrastruktur jalan masih dalam proses perbaikan, agar tangki pengangkut distriusi gas ini bisa lancar dalam pengiriman.

Menyikapi aspirasi langkanya gas elpiji bersubsidi ini merata se-Kalsel maka DPRD Kalsel akan mengagendakan pertemuan dengan pihak terkait pada hari Rabu (24/2/2021) mendatang.

“Kami telah mengagendaka guna mendengarkan keluhan masyarakat ini dan berharap ada solusi menjawab kelangkaan gas melon ini,” kata Abidinsyah

Politisi Demokrat ini menegaskan, ini sepertinya persoalan klasik yang selalu terulang, meski beberapa hambatan juga menjadi persoalan seperti cuaca dan infrastruktur serta beberapa kendala lainnya masih mempengaruhi, sehingga dalam beberapa waktu kedepan masih mengalami kelangkaan

Namun demikian DPRD Kalsel pasti akan mengkomunikasikan permasalahan ini dengan pihak terkait karena pada akhirnya harus ada solusi bagi masyarakat.

“Kita banyak mendengar keluhan masyarakat, apabila terjadi kelangkaan otomatis harga makin naik, semoga ini tidak terus berkelanjutan,” tukasnya

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkan

Advertisements