Wakil Ketua Komisi III terima Vaksinasi Covid-19 Tahap II

  • Whatsapp
- Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotabaru saat divaksin Covid-19

KOTABARU,kalselpos.com – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 telah dilakukan kepada beberapa orang yang dijadikan sebagai role model dan salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, Gewsima Mega Putra.

Saat diwawancarai oleh wartawan, dikatakan oleh Gewsima bahwa, pada pelaksanaan vaksinasi role model kedua adalah merupakan penerima vaksinasi role model pertama dengan tenggang waktu selama empat belas hari setelah divaksin.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai takut, karena suntik vaksinasi Covid-19 sejak periode tahap pertama sama sekali tidak ada gejala atau efek samping, begitu juga suntik vaksinasi di role model kedua dan itu aman-aman saja,” ucapnya.

Penerima vaksinasi, sambungnya lagi, sebagai pemutus mata rantai penyebaran virus Corona hanya saja juga perlu menjaga kesehatan dan tetap mematuhi anjuran pemerintah yakni protokol kesehatan, jangan sampai masyarakat justru sampai lengah dalam menghadapi situasi pandemi yang masih dirasakan sekarang.

“Tak bosan-bosannya kita menghimbau seluruh lapisan masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus, harus terus menggunakan masker, jaga jarak atau menghindari kerumunan dan sering cuci tangan,” tambahnya.

Selain itu juga, berupaya untuk menghindari mobilitas bertemu dengan orang banyak. Intinya adalah menjaga kesehatan dengan baik dimulai dari diri sendiri dan keluarga serta tetap menerapkan prokes.

“Sekali lagi, jangan sampai kita lengah melihat situasi seperti sekarang, kita harus bersama-sama berperan andil ikut menerapkan apa yang telah di isyaratkan oleh pemerintah dan itu untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fauji
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements