Ketua PKK Tapin Ajak Terapkan 5M

  • Whatsapp
Ketua TP PKK Tapin Hj Ratna Saat memberkan materi terkait pencegahan dan pengendalian covid 19 di Kecamatan Bakarangan. (ist)

Rantau, kalselpos.com – Ketua PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani meminta kepada kader pkk desa se Kecamatan Bakarangan agar dapat menjalankam 5 M agar terhindar dari wabah penyakit covid 19.

Hal itu disampaikannya pada saat memberikan materi terkait Peran PKK dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19 dan Vaksinasi Covid 19 di Pendopo Kec Bakarangan. Senin (22/2/2021).

Bacaan Lainnya

Wabah penyakit covid 19 masih belum hilang sampai saat ini, namun tetap waspada dan dapat menerapkan 5 M saat melakukan aktivitas diluar rumah.

“Melihat situasi sekarang ini wabah penyakit covid 19 masih belum hilang, agar tetap waspada dan bisa menerapkan 5 M saat beraktipitas diluar, ” ucapnya.

Penerapan 5 M yaitu memakai masker saat bealtivitas diluar rumah, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak antar sesama, menghindari kerumunan dan menghindari mobilitas.

“Dengan menerapkan hal tersebut insha Allah kita terhindar dari penyakit covid 19, ” ujarnya.

Menurut Hj Ratna semua penyakit datanganya dari Allah SWT mamun kita sebagai umatnya juga berusaha untuk menghindari penyakit yang mematikan tersebut.

“Menghindari tersebut salah satunya dapat menerapkan 5 M di mayarakat, “sarannya dihadapan para kader.

Selain itu juga bisa mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang untuk membuat tubuh kita menjadi kuat dan sehat.

“Makanan tidak perlu yang mahal-mahal cukup ada dilingkungan sekitar kita bisa dibuat makanan yang bergizi dan seimbang, “katanya.

Mudah-mudahan semua para kader pkk desa semua kuat dan terhindar dari penyakit covid 19.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:dillah
Editor:wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait