Gas LPG langka, Ketua LSM Forpeban lontarkan pernyataan “keras”

  • Whatsapp
Din Jaya, Ketua LSM Forpeban Kalsel. (Anas Aliando)

Banjarmasin, kalselpos.com – Pernyataan keras dilontarkan Ketua LSM Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara (Forpeban) Kalimantan Selatan (Kalsel), Din Jaya sehubungan dengan makin langkanya pasokan gas LPG 3 Kg di masyarakat.

“Kasian rakyat banyak tidak dapat lagi berusaha karena begitu susahnya mendapatkan gas LPG 3 Kg. Kalaupun ada juga, harganya melambung hingga Rp60 ribu per tabung,” ungkapnya kepada kalselpos.com, Senin (22/2/2021) siang.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Din mengaku tidak habis pikir melihat tingkah polah pejabat dan anggota dewan yang terkesan membiarkan kelangkaan gas LPG ini terus terjadi.

“Mestinya wali kota, bupati dan anggota dewan bersuara lantang dan duduk bersama Pertamina membicarakan masalah ini dan berupaya semaksimal mungkin mencari solusi yang cepat, kasian rakyat,” cetusnya.

Din mengatakan, kalau pasokan gas LPG 3 Kg tersendat karena angkutan dari depo Jembatan Barito ke Banjarmasin pungkalanya akibat dari kerusakan jalan Lingkar Utara atau Jalan Gubernur Syarkawi, maka pihak terkait mestinya  bisa segera melakukan perbaikan jalan meskipun secara darurat agar bisa dilintasi mobil pengangkut LPG.

“Ini sudah darurat, pemerintah dan pihak terkait agar segera melakukan perbaikan jalan meskipun secara  darurat agar pasokan gas dari depo utama di wilayah Kabupaten Batola bisa masuk ke Banjarmasin,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebelum proyek jembatan Kayutangi ujung dikerjakan, mobil yang mengangkut LPG lancar-lancar saja. Setelah jembatan tersebut dikerjakan, angkutan pun berpindah melalui jalur Jalan Gubernur Syarkawi. Karena banjir besar melanda sebagian besar wilayah Kalsel pertengahan Januari 2021 lalu, jalan Gubernur Syarkawi pun banyak yang rusak parah sehingga sangat susah untuk dilewati kendaraan besar seperti truk.

Sementara Ketua DPC Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel, H Saibani kepada kalselpos.com belum lama tadi mengatakan, memang kendala utamanya adalah rusaknya Jalan Gubernur Syarkawi yang tidak bisa dilewati, bahkan hingga sekarang masih sangat berisiko jika dilalui.

“Makanya kami tidak bisa maksimal melakukan distribusi LPG ini,” ujarnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements