Puskesmas di HSU Bisa Layani SWAB bagi Masyarakat

  • Whatsapp
Bupati HSU h Abdul Wahid.(ist)

Amuntai, kalselpos.com – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua telah dilakukan.

Bupati HSU Drs. H. Abdul Wahid HK, MM, M.Si memperkirakan pada bulan Maret seluruh pejabat yang memberikan layanan pada masyarakat atau pelayan publik akan mulai mendapatkan vaksinasi secara bertahap, Kamis (18/2/2021).

Bacaan Lainnya

“Di HSU sendiri tingkat penyembuhan pasien Covid-19 tetap stabil di angka 92-95 persen. Ini perlu kita syukuri dengan bersama-sama menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas bila tidak ada kegiatan yang dirasa penting,” terangnya.

Menurut Bupati dua periode ini, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan tersebut menjadi bentuk kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat memerangi virus Covid-19.

” Selain daripada upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik demi mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten HSU,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya untuk melakukan SWAB. Pihak pemerintah daerah telah membuka layanan SWAB yang tidak hanya dilakukan di Dinas Kesehatan ataupun Rumah Sakit Pambalah Batung Amuntai, tapi juga di seluruh Puskesmas yang ada di HSU.

“Hal ini untuk mendekatkan kegiatan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat luas,” ungkap Wahid.

Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19, karena dari jarak waktu penyuntikan dosis pertama yang dilakukan sudah memenuhi syarat jarak 14 hari.

Sebagaimana penyuntikan dosis pertama, yang menerima vaksin dosis kedua ada 14 perwakilan pencanangan vaksin antara lain pejabat publik, kepala tenaga kesehatan dan organisasi profesi kesehatan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pencanangan vaksin dosis kedua ini dilaksanakan di Aula KH. Dr. Idham Chalid HSU, Selasa (16/2/2021) lalu.

Kepada media Plt. Kepala Dinas Kesehatan HSU Danu Fotohena mengatakan karena proses pembentukan antibodi itu diperkirakan 14 hari baru terbentuk. Menurut literatur yang ada, 50 persen baru terbentuknya antibodi kita saat vaksin dosis pertama, kemudian dikasih dosis kedua supaya maksimal sampai 90 persen antibodi terbentuk.

Untuk prioritas penyuntikan dosis kedua ini yaitu 1.315 tenaga kesehatan di HSU sedangkan stok vaksin di gudang farmasi tercatat 1.433 vaksin masih tersedia.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Penulis: adiyat
Editor : wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya