Polres Tanbu lakukan penyelidikan kelangkaan Gas Elpiji

  • Whatsapp
Polres Tanbu bersama Plh Bupati dan Kadis Perindag lakukan pengecekan kelangkaan gas Elpiji di SPBE dan pangkalan.(ist)

 

Batulicin,kalselpos.com – Kelangkaan gas Elpiji di Kalimantan Selatan secara umum dan wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) khususnya telah membuat masyarakat setempat geger.

Bacaan Lainnya

Pasalnya gas Elpiji tersebut merupakan salah satu kebutuhan pokok rumah tangga yang cukup vital terutama mereka yang berada di perkotaan dalam kehidupan kesehariannya.

Gas Elpiji ukuran 3 Kg samapai 12 Kg tak hanya mahal harganya, namun kebutuhan itu susah dicari dipasaran baik di agen ataupun dipertokoan.

Melihat kondisi seperti itu pihak Polres Tanbu berinisiasi melakukan pengecekan kondisi di lapangan.

Demikian disampaiksn Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih SH SIK ST melalui Kasat Reskrim Iptu. Wahyudi pada hari Kamis (18/2) melalui pesan singkatnya kepada kalselpos.com.

“Kami melakukan pendampingan bersama Plh Bupati Tanah Bumbu H. Ambo Sakka dan Kadis Perindag Tanbu melakukan sidak ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) 3 Kg bersubsidi dan SPBE 12 Kg non subsidi di Desa Sepunggur Kecamatan Kusan Hilir,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan ke lokasi pangkalan Berkat Sholawat di Capa Padang, Kelurahan Batulicin, Kecamatan Batulicin.

“Pada giat hari ini masih melakukan proses pendalaman dan penyelidikan terkait dengan kelangkaan dan mahalnya harga gas Elpiji di Tanah Bumbu,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements