Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap II, Dandim Himbau Masyarakat Patuhi PPKM

  • Whatsapp
Dandim 1001 Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, S.I.P., M.Tr (Han) melaksanakan vaksinasi Covid-19 atau Sinovac tahap 2.(ist)

Amuntai,kalselpos.com – Dandim 1001 Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, S.I.P., M.Tr (Han) bersama dengan Forkopimda, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan vaksinasi Covid-19 atau Sinovac tahap 2.

Di kesempatan itu, Dandim mengajak masyarakat di untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 dan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Dandim 1001/Amuntai, usai dirinya disuntik vaksin Covid-19 Sinovac tahap kedua di Aula KH. DR. Idham Chalid Kota Amuntai Kabupaten HSU, Selasa (16/02).

Vaksinasi ini merupakan program pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covi…
[22:44, 2/15/2021] Adiyat 1: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di HSU Dilaksanakan Hari ini

AMUNTAI, Kalselpos.com – Proses penyuntikkan dosis kedua vaksin COVID – 19 hari ini, Selasa (16/02/2021) mulai dilakukan serentak di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Dalam tahapan kedua ini, 14 perwakilan pencanangan vaksin antara lain pejabat publik, tenaga kesehatan, organisasi profesi kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Vaksinasi dosis kedua ini mulai dilakukan karena dari jarak waktu penyuntikkan dosis pertama yang dilakukan sudah memenuhi syarat jarak 14 hari.

Kepala Dinas Kesehatan HSU Danu Fotohena saat ditemui di Aula Idham Chalid mengatakan, proses pembentukan antibodi itu diperkirakan 14 hari baru terbentuk. Menurut literatur yang ada, 50 persen baru terbentuknya antibodi kita disitu, kemudian dikasih dosis kedua supaya maksimal sampai 90 persen antibodi.

Penyuntikkan dosis kedua kepada para tenaga kesehatan (nakes) di HSU ada sebanyak 1.433 dosis vaksin COVID – 19 yang masih tersedia.

“Dosis kedua kita tercatat 1.433 dosis yang masih tersisa di gudang farmasi, cukup memberikan dosis kedua kepada para nakes, karena sasaran kita 1.315 nakes,” kata Danu.

Menurut Danu lagi, proses penyuntikkan dosis pertama di HSU kepada para nakes sudah mencapai 72 persen dan kemungkinan akan terus naik dari target yang sudah ditentukan nasional yaitu 70 persen.

“Karena kawan – kawan kita (nakes) yang kemarin ditunda sudah stabil kesehatannya dan ada beberapa yang sudah mulai divaksinasi,” tuturnya.

Danu berharap dengan adanya pencanangan dosis kedua ini bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat dan menambah kepercayaan masyarakat tentang vaksinasi COVID – 19.

Disisi lain, Dandim 1001 Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi mengatakan, dirinya pribadi setelah disuntik dosis pertama tidak merasakan gejala apapun atau efek samping dari vaksin COVID – 19.

Ia juga menghimbau, masyarakat khususnya di Kabupaten HSU untuk tidak ragu melaksanakan vaksinasi COVID – 19 yang sudah diuji klinis secara ketat bahwa vaksin COVID – 19 aman dan halal untuk digunakan.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: adiyat
Editor : wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya