Desa di Kotabaru sesuaikan Anggaran DD untuk Penanggulangan Covid 19

  • Whatsapp
Tenaga Ahli Infrastruktur Desa, Agus Suhairi

KOTABARU, kalselpos.com – Satgas Covid-19 Kotabaru telah mengadakan rapat beberapa waktu lalu di Operation room pemkab Kotabaru terkait penggunaan dana desa untuk posko-posko covid-19.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Hasil rapat itu ditanggapi oleh Tenaga Ahli Infrastruktur Desa, Agus Suhairi. Ditemui di lokasi Siringlaut Kotabaru, Agus kepada kalselpos.com, Selasa (16/02/2021) mengatakan, dengan adanya regulasi baru berdasarkan Surat Edaran Menteri keuangan dan instruksi Mendagri, ada keharusan dari desa untuk menganggarkan kurang lebih 8 persen dari dana desa untuk penanggulangan dan pencegahan Covid-19.

“Dan berdasarkan rapat yang telah kami lakukan, desa wajib melakukan perubahan dan meletakkan anggaran tersebut didalam nomenklatur 5 titik 1,” terang Agus.

Lanjutnya, penggunaan anggaran tersebut dilakukan secara berjenjang, sambil berjalan formatnya akan disesuaikan dengan kondisi tiap-tiap desa.

“Kondisi zona hijau, kuning, orange, dan merah itu penggunaannya beda-beda,” terangnya.

Sesuai dengan Kemendes nomor 13 tahun 2020 tentang penggunaan dana desa, ungkap Agus, dana desa hampir minim atau bisa dikatakan tidak bisa membangun khusus tahun 2021.

Kegiatan lebih difokuskan kepada Bantuan sosial masyarakat, kegiatan pemberdayaan yang meliputi Padat Karya Tunai (PDT), dan terbaru untuk penanggulangan dan pencegahan Covid-19.

“Jadi sangat sedikit sekali untuk tahun ini desa melakukan kegiatan pembangunan, dan mulai tahun ini kita akan melakukan kegiatan pembangunan yang berkelanjutan yang telah diatur oleh Kemendes nomor 13,” pungkas Agus.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ardiansyah
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements