Puluhan pelanggar Prokes kembali ditemukan saat Operasi Yustisi

  • Whatsapp
OPERASI YUSTISI - Operasi Yustisi yang dilaksanakan secara dadakan di Pasar Baru, Minggu (14/02/21) Tadi Pagi.

Banjarmasin, kalselpos.com – Untuk memaksimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, aparat TNI-Polri bersama dengan Aparatur Sipil Negara kota Banjarmasin laksanakan operasi yustisi dadakan di Pasar Baru, Banjarmasin Tengah, Minggu (14/02/21) Tadi Pagi.

“Kegiatan ini kami lakukan bersama-sama bertujuan dalam upaya pengendalian penyebaran Covid -19, khususnya di wilayah kota Banjarmasin,” terang Koramil 1007-Banjarmasin Barat Tengah, Mayor Czi Tandra Wideru.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan yang menyasar kepada para pedagang dan pengunjung itu, masih saja ada ditemukan puluhan masyarakat yang terjaring tidak menggunakan penutup mulut.

“Padahal semenjak diberlakukannya PSBB hingga PPKM, aparat gabungan terus menerus melakukan edukasi tentang penggunaan masker, yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” jelas Mayor yang dikenal akrab dengan awak media itu.

Prajurit jebolan korps Zeni itu juga menegaskan, agar setiap kali ada operasi yustisi yang dilakukan agar masyarakat jangan lagi kedapatan tidak menggunakan masker.

“Ada sekitar puluhan orang yang kedapatan tidak mengenakan masker, dengan alasan yang klasik, lupa dan lupa. Tetapi kami terus edukasi tanpa henti, agar dapat menyadarkan masyarakat pentingnya memakai penutup mulut saat ke luar rumah,” ungkapnya.

Kedepannya, Mayor Czi Tandra meyakini, sampai virus ini benar-benar hilang dari Indonesia, masyarakat pasti akan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang sudah ditetapkan.

“Saya yakin nantinya, saat dilakukan operasi yustisi kembali, tidak akan lagi didapatkan masyarakat yang melakukan pelanggaran,” tutupnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis. : hafidz
Editor. : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya