Kasus Anak Kerdil di Kalsel Terus Menurun

  • Whatsapp
Muhammad Muslim, Kadis Kesehatan Provinsi Kalsel.(Anas Aliando)

Banjarbaru, kalselpos.com – Kasus stunting di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berkurang dari tahun ke tahun. Kerjasama yang baik antar leading sektor menjadi faktor utama dalam menekan penurunan angka kasus stunting (anak kerdil).

“Stunting terus kita pantau melalui vidcon dan turun langsung ke lapangan,”  ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim kepada kalselpos.com, Jumat (12/2/2021).

Bacaan Lainnya

Meski ada kekhawatiran kasus stunting di Banua bakal mengalami peningkatan akibat dari pandemi Covid-19, namun pada kenyataannya dari hasil evaluasi yang dilakukan, stunting justru mengalami penurunan.

“Walau angka penurunannya  tidak  tinggi ya sekitar satu sampai dua persen,” ungkapnya.

Kasus stunting di Kalsel, sebut Muslim, pada tahun 2018 mengalami penurunan drastis sampai diangka 11 persen jika dibanding tahun 2013.

Penurunan tersebut, tidak lain berkat kerjasama leading sektor yang terus bergerak.

“Untuk Dinas Kesehatan, kami fokus pada program spesifik seperti siklus kehidupan, makanan tambahan, asupan gizi, edukasi, imunisasi dan penambahan vitamin,” terangnya.

Sedangkan  yang di luar Dinkes, seperti Dinas PUPR, DLH dan BKKBN,  kata Muslim, terkait dengan penyediaan air bersih, akses ke tempat fasilitas dan lainnya.

“Yang jelas kita terus bergerak untuk menekan angka stunting di Kalsel,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya