Jembatan Mataraman hanya bisa dilewati Kendaraan 10 Ton

  • Whatsapp
Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Hormansyah (kanan) ketika meninjau Jembatan Mataraman didampingi Kepala Proyek pembangunan jembatan, Tito.(Ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Hormansyah menegaskan dengan difungsikannya dua titik penyeberangan pelabuhan yaitu di Kayu Tangi Ujung dan Pelabuhan Trisakti dinilai sangat vital untuk dijadikan akses keluar masuk armada bermuatan dan lainnya terutama truk bemuatan barang.

Sementara perihal pengoperasian kembali jalan maupun jembatan Mataraman penghubung Banua Enam sudah dapat dilintasi kembali dengan batasan beban tidak lebih 10 Ton hal ini diketahui setelah meninjau pekerjaan jembatan tersebut.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Kami berharap pendistribusian barang logistik menuju wilayah Banua Enam akan kembali lancar,” ujar Hormansyah kepada kalselpos.com, Rabu (10/02)

Politisi PKB ini menjelaskan, dari sosialisasi yang didapatkan dinilai mampu mengurai kemacetan yang ada di wilayah Barito Kuala dan Mataraman. Karena semua akses tersebut sangat penting guna memudahkan aktivitas masyarakat terlebih pasca banjir, meski dengan kondisi darurat setidaknya adanya fasilitas ini bisa mengurangi kemacetan panjang sehingga tidak menggangu arus lalu lintas.

“Kami ingin akses ini bisa memudahkan dan melancarkan aktifitas masyarakat,” harapnya

Politisi PKB ini mengatakan hasil rapat menyikapi permasalahan jalan rusak yang tidak bisa dilalui oleh truk pengangkutan barang, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama KSOP dan Balai Jalan telah melakukan pertemuan yang diprakarsai oleh Komisi III DPRD Kalsel sudah terselesaikan karena kebutuhan barang seperti logistik dan lainnya sangat diperlukan masyarakat sehingga pengirimannya harus lancar.

“Jembatan Mataraman Tidak bisa dilintasi dengan beban 20 ton, cuman bisa 10 ton saja, itu sudah termasuk beban kendaraannya,” sebut pria ramah ini

Kepala Proyek Pembangunan Jembatan, Tito menegaskan, pekerjaan jembatan 2 permanen secepatnya dikerjakan karena bulan Mei 2021 diterget harus selesai makanya dari sekarang pihaknya telah menghubungi kontraktor agar memesan bahan yang diperlukan terutama tiang pancak pondasi.

“Kendaraan yang boleh melintas roda 2, 4 dan 6 sementara untuk truk yang berukuran kecil berat total tidak lebih 10 ton,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements