Dana Desa Bisa Digunakan untuk Penanggulangan Bencana ‎

  • Whatsapp
‎RAPAT- Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, didampingi Wakil Bupati Syamsuri Arsyad dan Sekda Muhammad Noor, memimpin rapat koordinasi secara virtual.(Kominfo)

Kandangan, kalselpos.com– ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) berencana menganggarkan dana penanggulangan bencana alam melalui dana desa, sehingga jika terjadi bencana tidak menunggu dana dari Kabupaten lagi.

Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, Kamis (11/2) mengatakan, dana desa sangat memungkinkan untuk berbagai kegiatan digunakan sesuai dengan kebutuhan daerah. “Kalau untuk penanggulangan Covid-19 sudah jelas boleh,” ujar Bupati Fikry didampingi Wakil Bupati, Syamsuri Arsyas, dan Sekda Muhammad Noor, saat menjawab pertanyaan wartawan Kalsel Pos saat rapat koordinas secara virtual.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan bupati, dana bencana alam disediakan buka untuk digunakan jika tidak ada terjadi bencana, namun bisa digunakan jika terjadi bencana. “Itulah fungsi dana bencana alam disiapkan‎, jika tidak ada bencana maka tidak akan digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten HSS, Susilo Adianto, ‎menambahkan penganggaran dana desa untuk penanggulangan bencana sangat memungkinkan dianggarkan, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 59 tahun 2019 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

Di mana dalam Perpres tersebut di‎atur tentang 18 tujuan desa, salah-satunya desa tanpa kemiskinan yang mana cabangnya masuk penanganan bencana. “Bersadarkan Perpres tersebut sangat memungkinkan untuk penganggaran dana bencana melalui dana desa,” ujarnya.

‎Namun, dalam pengangguran dana bencana yang memungkinkan dilakukan pada saat mitigasi atau pencegahan bencana melalui sosialisasi sadar bencana atau penyiapan saluran drainase, sehingga jika terjadi bencana tidak parah.

Selain itu, bisa dilakukan pada saat tanggap bencana, seperti penyelamatan dan pengurangan risiko dari bencana alam tersebut. Menurutnya, desa sangat dimungkinkan untuk menyediakan tempat penampungan atau pengungsian, tetapi untuk hal individu atau bantuan ada pemilahan dari kewenangan desa dan kabupaten. “Pada prinsipnya dana desa bisa digunakan bersifat umum, tidak tidak untuk bantaun perseorangan atau individu,” ujarnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com


Penulis : Sofan
Editor : Wandi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya