Kasus Covid-19 di Tanbu meningkat 112 orang kurun waktu 1 Bulan

  • Whatsapp
Rilis data Satgas Penanganan Covid-19 Tanah Bumbu, 8 Februari 2021.(ist)

Batulicin,kalselpos.com– Jumlah kasus atau pasien Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalimantan Selatan meningkat dibanding bulan sebelumnya.

 

Bacaan Lainnya

Pada bulan Januari 2021 per tanggal 31 untuk jumlah angka positif sebanyak 1501 kemudian pertanggal 8 Februari 2021 naik menjadi 1612 orang.

Setia Budi, Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu.(kristiawan)

“Dengan demikian ada kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Bumbu sebanyak 112 orang,” terang H. Setia Budi selaku Kepala Dinas Kesehatan Tanbu kepada kalselpos.com, Senin (8/2/21) melaui selulernya.

Jumlah kenaikan angka kasus Covid-19 di Tanbu hampir terjadi di sepuluh kecamatan yang ada di bumi bersujud, namun yang lebih menonjol jumlah angka kasus Covid-19 tersebut berada di lima kecamatan.

“Dari jumlah lima kecamatan yang menonjol jumlah angka kasus Covid-19 seperti Kecamatan Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Kusan Hulu, Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Angsana,” sebut Setia Budi

Indikator kenaikan angka kasus tersebut menurutnya, dipengaruhi terhadap kelalaian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam menjalanksn aktivitas setiap harinya.

Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan bersama dengan elemen TNI-Polri selalu melaksanakan kegiatan operasi yustisi dalam rangka menjalankan Perbub Nomor 28 tahun 2020 terkait dengan penanganan Covid-19 di Tanah Bumbu.

“Untuk itu kami himbau kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan 3 M seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dalam kehidupan kesehariannya,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya