Dandim ajak Masyarakat patuhi Prokes putus mata rantai Covid-19

  • Whatsapp
Apel gabungan dan persiapan pelaksanaan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Kotabaru,kalselpos.com– Usai melaksanakan apel gabungan dan persiapan melaksanakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan, Dandim 1004/Ktb Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E, M.Pol menyampaikan, kegiatan ini dilakukan secara senergis antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan seluruh aparat yang tergabung dalam Satgas Covid di Kabupaten Kotabaru serta menindak lanjuti perintah dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang pada tanggal 31 Januari kemarin, untuk menggiatkan kembali dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jelid II dengan tujuan untuk menurunkan jumlah penambahan kasus Covid-19 yang ada di Kabupaten Kotabaru.

Bacaan Lainnya

“Sampai dengan hari ini jumlah Covid-19 ada penambahan sebanyak 66 kasus dan ini merupakan penambahan terbanyak di Kabupaten Kotabaru,” ucap Dandim.

Naiknya grafik ini lanjut Dandim, tentunya dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kembali melaksanakan kegiatan  penggiatan untuk sosialisasi serta penekanan kepada masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan.

“Sesuai dengan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kotabaru dengan adanya penambahan jumlah kasus Covid-19 per tanggal 3 Februari 2021 untuk Kabupaten Kotabaru masuk ke zona merah kembali,” ungkap dia.

Hal ini sudah di koordinasikan untuk kembali melaksanakan 3T yakni, (Testing) penelusuran kontak erat, (Tracing) tindak lanjut berupa perawatan pasien Covid-19 dan (Treatment) salah satu upaya utama penanganan Covid-19, yang sesuai dengan pengambilan data swab sehingga dengan begini akan dapat dicegah dan diputus dimana penyebaran itu terjadi.

Mengenai masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker lanjutnya, pastinya sudah dikomunikasikan sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) yang sudah dikeluarkan bahwa untuk para masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker atau melanggar protokol kesehatan akan diberikan edukasi, arahan dan teguran serta diberikan masker untuk dipakai ini dilakukan agar masyarakat menyadari pentingnya prokol kesehatan.

Disinggung mengenai Vaksinasi Covid-19 yang sudah dilaksanakan Dandim juga mengatakan, kegiatan vaksinasi ini sudah dimulai tanggal 2 Februari Senin kemarin di Kabupaten Kotabaru yang diwakili oleh jajaran Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, untuk kelanjutannya akan dilaksanakan kembali pada tanggal 16 Februari ini.

“Kita sudah mendapatkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan bahwa selanjutnya untuk kegiatan vaksin dilanjutkan kepada tenaga kesehatan setelah itu baru pelayanan publik termasuk TNI, Polri, ASN, pemuka agama dan pemuka masyarakat,” imbuhnya.

“Kami yang saat tanggal 2 Februari kemarin yang menjadi perwakilan kegiatan vaksinasi tidak mengalami hal-hal negatif seperti yang kita ketahui dimedia-media sosial yang tidak bertanggung jawab mereka menyampaikan Hoax yang menyatakan setelah divaksinasi terjadi hal-hal negatif, dan di antara semua perwakilan yang melaksanakan vaksin tidak satu pun merasakan hal negatif,” bebernya.

“Saya juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan percaya isu-isu hoax yang membuat orang berpikir tidak mau divaksin ini merupakan program pemerintah maka dari itu kita harus mendukungnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya