3 Bank Syariah bersatu menjadi BSI

  • Whatsapp
Dr. Yanuar Bahtiar. SE, Ketua STIE Indonesia Banjarmasin.(Anas Aliando)

Banjarmasin, kalselpos.com – Kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) cukup bagus karena perspektif marger pada filosofi adalah untuk menyatukan beberapa institusi yang tadinya terpisah-pisah menjadi satu lembaga dibawah BSI.

Ungkapan itu disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia Banjarmasin, Dr. Yanuar Bahtiar, SE kepada kalselpos.com, Jumat (5/2/2021).

Bacaan Lainnya

Keuntungan yang didapatkan dengan margernya tiga bank syariah BUMN yaitu Bank Syariah Mandiri, BRI dan BNI, ujar Yanuar, adalah berkaitan dengan kapitalisasi yang akan pemerintah satukan dalam bentuk bank syariah.

“Dari sisi manajemen, perbankan juga akan semakin efektif karena dengan menyatunya bank-bank syariah yang tadinya tiga bank menjadi satu yaitu BSI,” cetusnya.

Yanuar berujar, dari perspektif yang ditawarkan juga cukup menarik, karena berbasis digital dengan harapan bisa menggaet pangsa pasar dari kaum milenial sebesar 50 persen.

Meski demikian, lanjut Yanuar, bank konvensional tidak perlu khawatir, karena akan berjalan seperti biasa sebab basisnya memang berbeda.

“Kalau bank syariah berdasarkan pedoman yang ada dalam Islam sehingga malah akan lebih bagus karena ada kompetitor baru yang bisa membuat perbankan lebih hidup,” tukasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait