Tersangka percobaan Perkosaan diduga sudah lama ‘incar’ Korbannya

  • Whatsapp
LINGKUNGAN SEPI - Rumah yang saling berjauhan satu sama lain serta suasana yang sepi, terlebih bila malam hari, hingga membuat tersangka kejahatan seperti SR akan mudah melancarkan aksinya.

Kuala Kapuas, kalselpos.com – Kasus dugaan percobaan perkosaan yang menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial N (26), warga Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalteng, ternyata diduga dilatarbelakangi seringnya tersangka SR (30) melihat korban.
Selain berada dalam satu wilayah, tersangka dan korban sebelumnya sudah saling mengenal, namun hanya sebatas tegur sapa semata, tidak lebih.
Namun rupanya, lantaran selalu melihat penampilan N yang memikat, timbul niat jahat SR, yang sehari – hari dikenal suka mabuk – mabukan minuman keras (miras) tersebut. Apalagi, SR tahu persis, jika di rumah korban, hanya ada N bersama dua anaknya yang masih kecil – kecil, hingga ‘rumput tetangga’ pun ingin ia cicipi.
“Suami korban sudah lama pergi, bekerja di tempat pendulangan yang jauh di daerah hulu Barito, jadi cuma sekali – kali saja pulang,” ungkap salah seorang warga, saat ditemui kalselpos.com, Kamis (4/2/21) siang.
Lingkungan tempat tinggal yang jaraknya saling berjauhan, tidak seperti di kota atau di jalan lintas, tentu saja sangat mendukung aksi jahat SR, apalagi N adalah perempuan yang diketahui tersangka, ditinggal suaminya pergi jauh bekerja.
“Kondisi rumah korban juga belum selesai, hanya ditutup dengan terpal di bagian belakang. Makanya SR dengan mudah bisa masuk ke dalam rumah, dengan menaiki plapon yang tidak terlalu tinggi,” sebut warga lain.
Apalagi dengan ancaman senjata tajam, tentu saja semua akan memahami bagaimana psikis korban waktu itu. “Untungnya, aksi jahat AS tidak kesampaian, hingga N pun selamat dari kejahatan perkosaan tersangka,” jelasnya.
Seperti diberikan sebelumnya, kejadian percobaan perkosaan terhadap N berlangsung, pada Senin (26/1/21) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB tengah malam.
Awalnya korban tidur di kamarnya, lantas tersangka SR masuk melalui atap rumah lewat plapon rumah, sebelum berhasil menemui ibu rumah tangga muda tersebut.
Saat mendengar suara anaknya menangis, kala itu, korban pun terbangun. Korban terkejut begitu melihat tersangka sudah memasuki dan berada di depan kelambu miliknya.
Saat itu tersangka spontan menodongkan senjata tajam yang dibawanya, dan langsung mengancam korban untuk menuruti kemauannya.
Lalu tersangka memaksa korban menuju ke arah kamar mandi untuk melakukan hubungan suami istri. Karena merasa takut, korban pun menuruti apa yang disuruh oleh tersangka. Tersangka kemudian melepaskan celana panjang dan celana dalam korban.
Ironisnya, saat tersangka akan memasukkan alat kelaminnya (maaf) ke kemaluan korban, ‘benda tumpul’ milik SR mendadak tak bisa ‘berfungsi’, hingga perkosaan tersebut pun tak terlaksana.
Singkat cerita, setelah kejadian tersebut, korban yang merasa ketakutan, terpaksa menginap di tempat mertuanya, yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumahnya.
Dan, begitu mendengarkan laporan sang menantu N, kasus inipun kemudian dilaporkan mertua korban ke Polres Kapuas, sebelum akhirnya Selasa (2/2/21) lalu, tersangka SR diringkus.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Bacaan Lainnya

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : iwan cavalera
Editor : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya